Mojokerto-(satujurnal.com)
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap deteksi dini penyakit Tuberkulosis (TBC). Pesan ini ia sampaikan saat menghadiri penyuluhan pencegahan TBC di Pendopo Kantor Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Prajuritkulon, Senin (8/9/2025).
Acara tersebut diikuti oleh Kader TBC, Koordinator Posyandu, Kader Motivator Kesehatan, Pokjakes, Ketua LPM, serta perwakilan RT/RW dan tokoh masyarakat setempat.
Dalam kesempatan itu, Ning Ita menekankan pentingnya pemahaman masyarakat mengenai gejala TBC dan cara mengenalinya. “Masyarakat perlu tahu apa itu TBC dan bagaimana mengenalinya. Dengan pengetahuan dan kepedulian yang lebih baik, kita bisa memutus mata rantai penyebaran TBC di lingkungan kita,” ujarnya.
Ia mengingatkan, TBC adalah penyakit menular berbahaya karena penularannya cepat, apalagi pada anak-anak. Jika tidak segera ditangani, TBC bahkan bisa memicu stunting. Karena itu, Ning Ita mengajak warga aktif menemukan dan melaporkan kasus TBC yang ada di lingkungannya.
“Tugas masyarakat adalah menemukan dan melaporkan. Sementara tugas kami pemerintah adalah mengobati dan menyembuhkan,” tegasnya.
Ning Ita juga berharap semangat penyuluhan ini bisa diteruskan melalui cara getok tular. Dengan begitu, semakin banyak warga yang teredukasi, pasien bisa segera mendapat pengobatan, dan rantai penularan TBC dapat diputus.(one/hms)



