Mojokerto-(satujurnal.com)
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, menyelipkan pesan lugas soal pentingnya kerja bakti di kampung seraya berseloroh soal kebiasaan main TikTok yang kini digandrungi banyak kalangan.
“Kerja bakti dua minggu sekali satu jam saja sudah cukup. Waktu main TikTok dikurangi satu jam untuk kerja bakti, jelas lebih sehat. Badannya sehat karena keringat, lingkungannya ikut sehat,” cetus walikota saat menyapa kader motivator kesehatan di Kelurahan Gedongan, Rabu (10/9/2025).
Sentilan Ning Ita, sapaan walikota, tentang kerja bakti dan kebiasaan scroll TikTok itu tak syak membuat para kader tertawa lepas.
Ia pun menegaskan, program Budaya RT Berseri tidak boleh dipandang sekadar lomba, melainkan gerakan berkelanjutan untuk mengubah perilaku hidup masyarakat agar lebih bersih dan sehat.
Ia mengakui, mengubah perilaku memang tidak mudah. Namun, jika dilakukan secara konsisten, lama-kelamaan akan menjadi budaya. Untuk memacu semangat warga, Pemkot Mojokerto juga menyiapkan stimulus dengan nominal yang cukup besar.
“Dalam peraturan wali kota nanti, penggunaannya kami serahkan 100% kepada masyarakat. Mau dipakai untuk kegiatan lingkungan, rekreasi, bahkan hiburan bersama, monggo. Itu sepenuhnya tanggung jawab masyarakat,” jelasnya.
Ning Ita pun berharap Budaya RT Berseri bisa berjalan efektif dan memberi manfaat nyata di seluruh kelurahan.(one/hms)



