Friday, October 9, 2026
spot_img
HomePendidikanMenag Nasaruddin Umar Buka Hari Santri 2025 di Jombang, Tinjau MBG di...

Menag Nasaruddin Umar Buka Hari Santri 2025 di Jombang, Tinjau MBG di Pesantren

Jombang-(satujurnal.com)
Menteri Agama (Menag) RI, Nasaruddin Umar, mengawali kunjungan kerjanya di Jombang dengan meninjau sejumlah program layanan untuk santri, Senin (22/9/2025).

Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, secara resmi membuka rangkaian Ithlaq Hari Santri 2025 yang digelar di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Senin (22/9/2025).

Dalam sambutannya, Nasaruddin menegaskan pesantren punya peran penting sebagai pusat peradaban Islam Nusantara, yang kini turut mengukuhkan posisi Indonesia sebagai salah satu kiblat peradaban Islam dunia.

“Hari Santri bukan sekadar seremoni, tapi pengingat bahwa kaum santri telah memberi kontribusi besar bagi bangsa. Dari pesantren lahir kader-kader bangsa yang cerdas, berakhlak, dan siap menyongsong masa depan Indonesia,” ucapnya.

Ia menambahkan, santri masa kini tak hanya dikenal sebagai penjaga tradisi, tetapi juga agen perubahan yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan ekonomi. Peran santri diharapkan semakin kuat dalam memperkokoh moderasi beragama, mempererat persatuan, sekaligus menghadirkan wajah Islam yang damai di tengah masyarakat global.

Dalam kesempatan yang sama, Dirjen Pendidikan Islam Kemenag, Amien Suyitno, menekankan tema besar Hari Santri 2025: “Mengawal Indonesia Menuju Peradaban Dunia.” Tema ini, kata Amien, bukan sekadar slogan. Ia menjadi refleksi semangat sejarah perjuangan santri yang telah teruji, termasuk melalui Resolusi Jihad 10 November 1945.

“Pesantren itu unik dan diakui banyak orientalis. Bukan hanya lembaga pendidikan, tapi juga pusat peradaban yang membentuk wajah Islam Indonesia yang damai dan inklusif,” jelasnya.

Amien menambahkan, sejak lama pesantren mengajarkan inklusivitas dan terbukti mampu beradaptasi dengan beragam budaya tanpa kehilangan identitasnya. “Santri adalah simbol keterbukaan. Mereka bisa hidup berdampingan dengan budaya apa pun, sambil tetap menjaga akar tradisinya,” tambahnya.

Tahun ini, peringatan Hari Santri juga diwarnai program-program sosial yang langsung menyentuh masyarakat. Salah satunya layanan cek kesehatan gratis di sejumlah pesantren, terutama di Jawa Timur.(rial)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular