Wednesday, October 7, 2026
spot_img
HomeSerba-serbiParkir Modern, Pelayanan Maksimal: RSUD Jombang Gandeng IndoPark Jadi Percontohan Digitalisasi

Parkir Modern, Pelayanan Maksimal: RSUD Jombang Gandeng IndoPark Jadi Percontohan Digitalisasi

WAKTU menunjukkan pukul tiga sore, Kamis 9 Oktober 2025. Satu per satu pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jombang meninggalkan area kerja melalui pintu timur, gerbang khusus untuk pegawai. Deretan sepeda motor tampak keluar dengan rapi. Para pegawai hanya menempelkan kartu parkir khusus, portal terbuka otomatis, dan mereka melaju tanpa hambatan.

“Yang belakang sabar, antri satu-satu keluarnya,” ujar seorang juru parkir (jukir) sambil tersenyum di bawah rindangnya pohon peneduh.

Di pintu masuk utama sisi utara, sebuah mobil pengunjung berhenti sejenak. Begitu tombol ditekan, tiket keluar, dan portal terbuka otomatis. Seorang helper parkir segera menghampiri, mengarahkan mobil menuju area kosong. Di sisi selatan, dua mesin parkir motor juga beroperasi rapi dan modern.

Begitu kendaraan masuk, petugas parkir sigap membantu. Di pos keluar, area pembayaran tampak bersih dan tertata. Pengunjung bisa memilih metode pembayaran tunai atau nontunai melalui QRIS. Tanpa repot, tanpa antre panjang.

“Modern sekali parkir di sini. Rapi,” tutur Eka Lestari, pengunjung asal Surabaya yang tengah menjenguk kerabatnya. “Enggak kalah sama rumah sakit besar di Surabaya. Keren,” tambah perempuan yang sedang hamil enam bulan itu.

Senada dengan Eka, Tommy, warga Kecamatan Gudo, mengaku kagum dengan perubahan besar yang terjadi di area parkir RSUD Jombang. Sudah dua hari ia menemani ibunya yang dirawat di rumah sakit itu.
“Rapi banget. Saya lihat sendiri tukang parkirnya terus menata. Dari depan sampai belakang,” ujarnya.

Revitalisasi Sistem Parkir RSUD Jombang

Transformasi besar itu bukan terjadi begitu saja. Sejak Desember 2023, RSUD Jombang melakukan revitalisasi total sistem parkir, dari yang semula serba manual menjadi berbasis komputerisasi dan sistem manless (tanpa petugas di gerbang utama).

Untuk menjalankan perubahan tersebut, RSUD Jombang menggandeng perusahaan pengelola profesional PT Indo Parkir Utama (IndoPark).
Kolaborasi yang resmi berlangsung sejak Desember 2023 ini menjadikan RSUD Jombang sebagai salah satu rumah sakit daerah pertama di Jawa Timur yang menerapkan sistem parkir digital terintegrasi.

Meski berpindah manajemen, pihak IndoPark tetap menjaga komitmen sosial. Mereka tidak mengganti tenaga parkir lama. Para pekerja yang sebelumnya berstatus karyawan BLUD tetap dilibatkan. Bahkan, mereka mendapat pelatihan khusus untuk mengoperasikan sistem parkir modern.

“Alhamdulillah kami masih bisa terus bekerja. Kami juga diajari dengan sabar untuk mengoperasikan komputer sampai bisa,” ungkap Samsul Huda, Koordinator Parkir RSUD Jombang.

Samsul bercerita, sebagian besar rekannya sudah berusia di atas 50 tahun, bahkan ada yang hanya lulusan SD. Namun berkat pendampingan intens, kini mereka terbiasa dengan sistem digital dan teknologi.

Sebelum Revitalisasi

Warga Jombang tentu masih ingat kondisi parkir RSUD Jombang sebelum 2023.
Mesin parkir banyak yang rusak dan terbengkalai, karcis masih manual, bahkan portal penghalang gerbang sempat diganti dengan pipa paralon abu-abu.

“Dulu 2020, pas adik saya sakit, masih jelek banget parkirnya. Mesinnya rusak, posnya kumuh. Sekarang bagus banget, modern,” kenang Tommy.

Pencatatan uang masuk-keluar kala itu dilakukan manual, membuka peluang kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kini, semua transaksi terekam digital secara real time, transparan, dan aman.

Pelayanan dan Efisiensi

Modernisasi sistem parkir bukan hanya soal penampilan. RSUD Jombang adalah rumah sakit tipe B yang menjadi rujukan bagi 21 kecamatan dan 306 desa di Kabupaten Jombang.
Setiap hari, ratusan ambulans dan kendaraan pengunjung keluar-masuk. Sistem parkir otomatis membantu kelancaran arus kendaraan dan mempercepat pelayanan.

Selain efisiensi, langkah ini juga berdampak langsung pada peningkatan PAD Kabupaten Jombang.
Kini, RSUD Jombang bukan sekadar rumah sakit rujukan medis, tetapi juga contoh bagaimana pelayanan publik bisa bertransformasi dengan sentuhan profesionalisme dan teknologi.(safrial)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular