Jombang-(satujurnal.com)
Sebuah rumah di Desa Brudu, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, ludes dilalap api pada Selasa (14/10/2025) dini hari.
Rumah milik Zainul Arifin itu dalam keadaan kosong saat kebakaran terjadi. Sang pemilik bersama istrinya tengah berada di rumah sakit menunggu anak mereka yang sedang menjalani operasi.
Kebakaran baru diketahui warga setelah api sudah membesar dan menjalar hingga ke atap rumah. Karena rumah dalam kondisi terkunci, warga tak bisa berbuat banyak selain menghubungi petugas pemadam kebakaran.
“Anaknya yang paling kecil operasi di Rumah Sakit Mojowarno. Rumah dikunci sejak habis maghrib,” terang Siswo Jatmiko, kerabat korban, saat ditemui di lokasi kejadian.
Menurutnya, yang terbakar, selain bangunan rumah, juga freezer, uang, dan perhiasan. “Alhamdulillah sebagian perhiasan ditemukan dan uang, sekitar Rp 20–30 juta masih bisa diselamatkan,” ungkap Siswo Jatmiko.
Petugas Damkar Mojoagung yang tiba di lokasi berupaya memadamkan api yang sudah membakar hampir seluruh bagian rumah. Proses pemadaman diikuti dengan pembasahan untuk mencegah api muncul kembali.
Menurut M. Soleh, petugas Damkar Mojoagung, kebakaran diduga disebabkan korsleting listrik di kamar depan, tepatnya pada kipas angin yang masih menyala. “Api pertama kali muncul di kamar depan lalu menjalar ke ruang tengah. Total kerugian ditaksir mencapai Rp 210 juta,” ujarnya.(rial)



