Sunday, October 11, 2026
spot_img
HomeRegionalPemkot MojokertoStudi Tiru ke Kota Mojokerto, DWP Bangli Apresiasi Ekosistem UMKM yang Tertata

Studi Tiru ke Kota Mojokerto, DWP Bangli Apresiasi Ekosistem UMKM yang Tertata

Mojokerto-(satujurnal.com)
Studi Tiru Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bangli ke Kota Mojokerto, Rabu (3/12/2025), berubah menjadi momen kekaguman. Delegasi menemukan ekosistem UMKM yang tertata rapi, hidup, dan berdenyut kuat. Sebuah gambaran pemberdayaan ekonomi lokal yang dinilai layak menjadi rujukan daerah lain.

Kunjungan resmi tersebut dipimpin Ketua DWP Kabupaten Bangli, Ny. Pusparini Riana Putra, dan disambut langsung oleh Ketua DWP Kota Mojokerto, Ny. Dewi Ratnawati Gaguk Tri Prasetyo, di Sentra IKM Batik Maja Bharama Wastra. Pertemuan diawali paparan mengenai profil Kota Mojokerto serta strategi pemberdayaan perempuan yang bersinergi dengan program pemerintah daerah.

Dalam sambutannya, Dewi menegaskan bahwa pertukaran pengetahuan lintas daerah merupakan fondasi penting untuk memperkuat kapasitas organisasi perempuan, terutama dalam mendorong peran sosial dan ekonomi keluarga.
“Ini bukan semata kunjungan seremonial. Kami ingin berbagi praktik baik dalam membangun perempuan yang produktif dan terlibat aktif dalam penguatan ekonomi daerah,” ujarnya.

Rombongan Bangli kemudian diajak meninjau galeri batik dan menyaksikan langsung proses produksi di sentra IKM. Delegasi juga berkeliling ke sejumlah UMKM unggulan Kota Mojokerto, mulai dari produk alas kaki hingga kuliner, untuk melihat bagaimana pembinaan, standardisasi kualitas, dan jaringan pemasaran dikelola secara sistematis.

Ketua DWP Kabupaten Bangli, Ny. Pusparini Riana Putra, menyampaikan apresiasi mendalam atas penataan ekosistem UMKM Kota Mojokerto. Ia menyebut kunjungan tersebut memberikan sudut pandang baru mengenai potensi ekonomi perempuan yang dikelola secara terstruktur.

“Kami sangat kagum. Pola pembinaannya jelas, kualitas produknya kuat, dan lingkungannya sangat mendukung. Kami pulang membawa banyak inspirasi untuk pengembangan program DWP di Bangli,” ujarnya.

Selain melihat unit-unit usaha, rombongan juga disuguhi tarian tradisional serta racikan kopi karya siswa SLB binaan Yayasan DWP Kota Mojokerto, contoh konkret bagaimana pemberdayaan inklusif dapat menjadi bagian dari ekosistem ekonomi lokal.

Kunjungan ditutup dengan komitmen bersama untuk membuka jalur kolaborasi yang lebih kuat dalam pengembangan kapasitas perempuan dan UMKM daerah, menegaskan bahwa pertukaran pengetahuan antarwilayah terus menjadi energi penting bagi penguatan ekonomi berbasis komunitas.(one/hms)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular