Mojokerto-(satujurnal.com)
Seleksi calon pimpinan Baznas Kota Mojokerto memasuki titik klimaks. Setelah melalui tahapan yang menegangkan dan penuh uji integritas, Panitia Seleksi (Pansel) akhirnya mengerucutkan nama-nama kandidat menjadi enam besar. Mereka dinyatakan lolos wawancara dan dianggap layak melaju ke babak penentuan berikutnya.
Keputusan itu diumumkan melalui surat resmi Pansel Nomor 10/PANSEL/BAZNASKTMJK/XII/2025 tanggal 8 Desember 2025—dokumen yang sekaligus menjadi penanda bahwa perebutan kursi pimpinan Baznas memasuki fase paling krusial.
Enam wajah yang melangkah maju itu berasal dari unsur profesional, ulama, hingga tokoh masyarakat:
Drs. Akhnan – Tenaga Profesional
Drs. H. Syamsul Jauhari, MM – Tenaga Profesional
H. Dwi Hariadi, SE – Tenaga Profesional
Drs. Yusuf Hariyadi, M.Kes – Unsur Ulama
Suhendro, S.M. – Unsur Ulama
Muhtadi, SE., S.Pd., MM – Tokoh Masyarakat
Tahap selanjutnya tidak kalah menentukan. Keenam nama ini akan diusulkan kepada Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, sebelum kemudian dibawa ke Baznas RI untuk mendapatkan pertimbangan final. Di tingkat nasional inilah nasib mereka benar-benar dipertaruhkan.
Ketua Pansel, Robik Subagiyo, menegaskan proses seleksi tidak memberi ruang sedikit pun bagi manipulasi atau rekayasa. Semua informasi resmi, ujarnya, hanya dirilis melalui kanal Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Mojokerto dan Kantor Kemenag.
“Panitia berhak membatalkan hasil seleksi apabila ditemukan data yang tidak benar atau jika peserta tersangkut proses hukum. Keputusan panitia bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat,” tegas Robik.(one)



