Jombang-(satujurnal.com)
Hujan deras yang memicu luapan air sungai dari wilayah hulu kembali membawa ancaman tak terduga bagi warga di Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang. Kamis (11/12/2025) malam, seekor ular sanca kembang berukuran lebih dari empat meter menerobos masuk ke dalam rumah warga, memicu kepanikan sebelum akhirnya berhasil dievakuasi petugas pemadam kebakaran.
Ular dengan bobot sekitar 30 kilogram itu pertama kali ditemukan bersembunyi di tumpukan kayu di dalam rumah Siti Mukayah, warga Desa Nglele, Kecamatan Sumobito. Mendengar suara desisan keras dari balik kayu, pemilik rumah sontak panik dan segera melapor ke petugas Damkar BPBD Jombang.
Tak lama berselang, tim Damkar Pos Mojoagung tiba di lokasi. Proses evakuasi berlangsung menegangkan. Begitu tumpukan kayu disingkap, ular langsung menyerang, melilit petugas dan berusaha melepaskan diri. Upaya penangkapan berlangsung beberapa menit dalam situasi penuh risiko.
Rizki Rachma Dinata, salah satu petugas yang terlibat, mengatakan ular tersebut sangat agresif sejak pertama kali terlihat.
“Ular terus meronta dan menyerang. Beberapa kali melilit tangan dan tubuh petugas. Kami harus bekerja dengan sangat hati-hati agar tidak ada yang terluka,” ujarnya.
Setelah dilumpuhkan dan diamankan, ular sanca tersebut dibawa ke Pos Damkar Jombang untuk kemudian diserahkan ke BKSDA Kediri guna proses pelepasliaran di habitat yang lebih aman.
Petugas mengimbau warga untuk tetap waspada, terutama saat curah hujan tinggi dan terjadi luapan sungai. Meski tidak berbisa, sanca kembang kerap menyerang ketika terpojok dan dapat memangsa hewan ternak warga.(rial)



