Friday, October 9, 2026
spot_img
HomeRegionalPemkot MojokertoEducatopia Expo 2026, Wali Kota Mojokerto Soroti Tantangan Era AI

Educatopia Expo 2026, Wali Kota Mojokerto Soroti Tantangan Era AI

Mojokerto-(satujurnal.com)
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari (Ning Ita) mengingatkan akan bahaya penggunaan artificial intelligence (AI) jika tidak dibarengi literasi dan pemahaman yang memadai. Menurutnya, AI ibarat pisau bermata dua. Mampu memberi kemudahan luar biasa, namun berpotensi menjadi bumerang jika tidak digunakan dengan benar.

Hal itu disampaikan Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Ika Puspitasari saat menjadi narasumber Educatopia Expo 2026 di Atrium Sunrise Mall, Jumat (9/1/2026).

Ia menekankan, penguasaan teknologi, termasuk AI, harus diiringi penguatan literasi digital. Tanpa pemahaman yang cukup, kemudahan yang ditawarkan teknologi justru berpotensi menimbulkan dampak negatif.

“Ketika kita mampu memanfaatkan AI dengan baik, itu akan sangat membantu kebutuhan kita di era disruptif ini. Namun jika literasi dan pemahaman kita masih lemah, justru bisa menyakiti diri kita sendiri,” tegasnya.

Lantaran itu, ia mendorong adanya lebih banyak forum edukatif dan ruang diskusi yang membahas pemanfaatan teknologi digital secara bijak, produktif, dan bertanggung jawab.

Dalam forum yang dihadiri pelajar dan mahasiswa tersebut, Ning Ita menegaskan bahwa perkembangan teknologi informasi bergerak sangat cepat dan bersifat disruptif. Kondisi ini menuntut sumber daya manusia (SDM) yang adaptif dan fleksibel agar tidak tertinggal dalam persaingan global.

“Perkembangan teknologi informasi saat ini sangat cepat. Ibaratnya kita berkedip sebentar saja, perubahan sudah terjadi. Kalau kita tidak mengikuti, maka kita akan tertinggal,” ujar Ning Ita.

Ia menilai, di balik tantangan besar era digital, terbuka peluang luas terutama pada sektor ekonomi kreatif. Pemerintah, menurutnya, melihat ekonomi kreatif sebagai salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi yang relevan dengan karakter generasi muda.

“Terdapat tidak kurang dari 18 subsektor ekonomi kreatif. Itu semua bisa menjadi pilihan bagi adik-adik untuk menekuni salah satunya, sehingga memiliki peluang masuk ke dunia kerja yang semakin kompetitif,” ungkapnya.

Educatopia Expo 2026 sendiri menghadirkan sejumlah narasumber lintas sektor, selain Ning Ita, juga Bupati Mojokerto , kalangan akademisi, serta praktisi industri. Kegiatan ini menjadi wadah bagi pelajar untuk mengenal peluang pendidikan, karier, dan dinamika dunia kerja.

Melalui ajang tersebut, Ning Ita berharap generasi muda semakin siap menghadapi tantangan masa depan dengan kompetensi yang relevan serta daya saing yang kuat di tengah percepatan digitalisasi.(one/hms)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular