Saturday, October 10, 2026
spot_img
HomeRegionalKabupaten JombangKasus Mesum di Area Pemakaman Berujung Saling Lapor, Kades Dilaporkan Balik

Kasus Mesum di Area Pemakaman Berujung Saling Lapor, Kades Dilaporkan Balik

Jombang-(satujurnal.com)
Kasus persetubuhan dua remaja di Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang, yang melibatkan anak kepala desa, berkembang menjadi konflik hukum dua arah. Keluarga remaja laki-laki berinisial H melaporkan sang kepala desa ke Polres Jombang atas dugaan penganiayaan, setelah sebelumnya pihak keluarga remaja perempuan melapor dugaan persetubuhan anak di bawah umur.

Kasatreskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander membenarkan adanya dua laporan yang kini ditangani pihak kepolisian.

“Sudah ada dua laporan. Ibu dari pihak perempuan melaporkan dugaan persetubuhan atau pelecehan anak di bawah umur. Lalu ibu dari pihak laki-laki melaporkan dugaan penganiayaan terhadap anaknya,” kata Dimas saat dikonfirmasi, Rabu (21/1/2026).

Menurut Dimas, kedua perkara masih dalam tahap penyelidikan.

“Dua-duanya masih lidik,” tegasnya.

Informasi dari sumber di Kecamatan Kabuh menyebutkan, laporan balik itu berkaitan dengan peristiwa setelah penggerebekan pasangan remaja tersebut di area makam desa, Sabtu malam (17/1/2026) usai salat Isya.

“Setelah digerebek dan dibawa ke rumah pak kades, anak H ini mengaku sempat dianiaya, ditendang atau dipukul oleh kades atau keluarganya,” ungkap L, sumber setempat.

Malam itu, kepala desa disebut dalam kondisi emosi setelah mengetahui anak perempuannya yang berusia 13 tahun terlibat persetubuhan dengan H, remaja 14 tahun yang masih satu desa.

Kekerasan, menurut sumber, tidak berhenti di rumah kepala desa. Saat H diantar pulang ke rumah orang tuanya, ketegangan kembali terjadi.

“Ibunya membela anaknya, lalu emosi kades terpancing lagi,” ujar L.

Bahkan, sumber menyebut ibu H ikut menjadi korban.

“Kabarnya sampai dipukul. Ibunya ini sudah sakit, informasinya sampai harus dirawat, entah gejala stroke atau bagaimana,” tambahnya.

Peristiwa itu kemudian mendorong keluarga H menempuh jalur hukum dan melaporkan kepala desa ke Polres Jombang atas dugaan penganiayaan terhadap anak di bawah umur.

Sebelumnya, warga Kecamatan Kabuh digegerkan dengan penggerebekan sepasang remaja yang kedapatan melakukan adegan mesum di area pemakaman desa. Keduanya masih berstatus pelajar SMP dan disebut telah beberapa kali melakukan perbuatan serupa di lokasi yang sama.

Kasus tersebut lebih dulu dilaporkan oleh pihak keluarga remaja perempuan ke polisi dan kini bergulir bersama laporan balik dari pihak keluarga remaja laki-laki.(rial)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular