Mojokerto-(satujurnal.com)
Pemerintah Kota Mojokerto membuka Lomba Inovasi Mojo Indah 2026 dengan total uang pembinaan Rp40 juta. Ajang ini digelar mulai 19 Januari hingga 20 Februari 2026 dan menyasar perangkat daerah serta masyarakat yang memiliki gagasan inovatif untuk mendukung pembangunan kota berkelanjutan.
Lomba ini digelar oleh Pemkot Mojokerto melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida). Tema yang diusung tahun ini adalah “Penerapan dan Pengembangan Inovasi dalam Pembangunan Kota Mojokerto yang Berkelanjutan.”
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengatakan, Mojo Indah menjadi pintu awal penjaringan inovasi daerah sebelum dilombakan ke tingkat nasional dalam ajang Innovative Government Award (IGA) 2026.
“Mojo Indah ini menjadi ruang inkubasi inovasi. Dari sini kita seleksi, kita perkuat, dan kita siapkan inovasi-inovasi unggulan Kota Mojokerto untuk bersaing di Innovative Government Award 2026,” ujar Ning Ita, sapaan akrabnya.
Peserta lomba dibagi dalam dua kategori.
Kategori pertama adalah perangkat daerah, mencakup inovasi digital maupun non-digital di bidang pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, dan urusan perangkat daerah lainnya. Pendaftaran dilakukan melalui Web Aplikasi IGA Kementerian Dalam Negeri di laman: https://indeks.inovasi.kemendagri.go.id/v2/
Kategori kedua adalah masyarakat, yang meliputi inovasi teknologi maupun non-teknologi yang mendukung prioritas pembangunan daerah. Pendaftaran dilakukan melalui Google Form di laman: https://intip.in/MojoIndah2026KlasifikasiMasyarakat
Tahapan lomba dimulai dengan seleksi administrasi pada 23–25 Februari 2026, dilanjutkan seleksi substansi tahap pertama pada 26 Februari–6 Maret 2026, dan tahap kedua pada 9–13 Maret 2026. Pengumuman pemenang dijadwalkan pada 31 Maret 2026.
Panitia juga menyiapkan petunjuk teknis lomba yang dapat diakses melalui laman resmi: https://intip.in/JuknisMojoIndah2026 atau dengan memindai QR code yang tersedia. (one/hms)



