Jombang-(satujurnal.com)
Sebuah truk boks ekspedisi menabrak truk muatan tabung LPG dan pagar rumah warga di Jalan Nasional Madiun–Surabaya, tepatnya di Desa Plosokerep, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, Rabu (11/2/2026) malam.
Kecelakaan yang diduga akibat sopir kurang konsentrasi itu menyebabkan pagar rumah ambruk dan menimpa pemiliknya, Sumarlik (68), hingga terluka dan dilarikan ke RSUD Jombang.
Insiden terjadi saat arus lalu lintas di jalur nasional tersebut terpantau ramai. Truk boks yang dikemudikan Wahyu Budi Utomo (51), warga Desa Kauman, Kecamatan Karangrejo, Magetan, melaju dari arah barat (Jombang) menuju timur (Mojokerto) di lajur kanan.
Setibanya di lokasi, truk boks diduga kurang memperhatikan kondisi lalu lintas di depannya. Pada saat bersamaan, truk muatan tabung LPG yang dikemudikan Krisdianto Andi Wijaya (52), warga Desa Bareng, Kecamatan Bareng, Jombang, tengah berhenti karena hendak putar balik ke arah Jombang.
Benturan keras tak terhindarkan. Bagian belakang truk LPG dihantam hingga terdorong ke depan. Usai menabrak, truk boks terpental ke sisi kiri jalan dan menghantam pagar besi rumah. Rangka pagar terlepas dari dudukannya dan roboh ke dalam halaman akibat benturan tersebut.
Nahas, pagar yang ambruk menimpa Sumarlik yang saat itu berada di dekat bagian depan rumahnya. Korban mengalami luka dan langsung dievakuasi warga ke RSUD Jombang untuk mendapatkan perawatan medis.
Sementara itu, sopir truk LPG dilaporkan selamat tanpa mengalami luka, meski bagian depan kendaraannya mengalami kerusakan cukup parah.
Mas’ud, saksi mata di lokasi, menuturkan truk LPG dari arah barat hendak putar balik ketika tiba-tiba truk boks dari arah yang sama menabrak dari belakang.
“Mobil LPG dari barat mau muter balik, lalu tiba-tiba ada mobil boks dari barat juga langsung menabrak belakangnya. Mobil LPG maju ke depan, mobil boks terpental ke utara lalu menabrak pagar. Yang punya rumah dibawa ke rumah sakit karena tertimpa pagar,” ujarnya.
Kasus kecelakaan ini kini ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Jombang. Kedua sopir beserta kendaraan yang terlibat telah diamankan ke kantor Satlantas untuk proses penyidikan lebih lanjut. Petugas juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengatur arus lalu lintas guna mencegah kemacetan di jalur nasional tersebut.(rial)



