Jombang-(satujurnal.com)
Ratusan siswa dan guru SMP Negeri 4 Jombang mengarak gunungan apem setinggi sekitar dua meter dalam tradisi Grebek Apem, Sabtu (14/2/2026) pagi. Gunungan berisi apem itu dipikul keliling kampung sekitar sekolah, lalu dibagikan kepada warga sebagai simbol berbagi dan saling memaafkan menjelang Ramadan.
Tradisi tahunan tersebut diikuti seluruh siswa, guru, dan wali kelas. Selain gunungan utama, sejumlah siswa juga membawa tumpeng apem yang disusun rapi dan diarak dalam pawai keliling lingkungan sekitar sekolah.
Apem yang diarak merupakan hasil buatan guru dan siswa. Seluruh proses pembuatan dilakukan secara gotong royong sebagai bagian dari rangkaian kegiatan menyambut bulan suci Ramadan.
Kepala SMP Negeri 4 Jombang, Agus Try Prastyo, mengatakan Grebek Apem rutin digelar setiap tahun untuk mempersiapkan siswa secara moral dan spiritual menghadapi Ramadan.
“Ini adalah Grebek Apem yang dilaksanakan SMPN 4 Jombang secara rutin setiap tahun. Kegiatan ini bertujuan membawa anak-anak secara moral dan spiritual menghadapi Ramadan,” ujar Agus.
Ia menjelaskan, pembuatan apem melibatkan guru, wali kelas, dan siswa. Gunungan apem diarak lalu dibagikan kepada siswa dan masyarakat sekitar sekolah.
Menurutnya, apem memiliki makna filosofis dari kata “afwan” yang berarti saling memaafkan. Tradisi ini diharapkan dapat menanamkan nilai kebersamaan, kepedulian, dan kesiapan menjalankan ibadah puasa.
Melalui kegiatan tersebut, siswa tidak hanya mengenal tradisi budaya, tetapi juga belajar berbagi dengan masyarakat serta memaknai Ramadan sebagai momentum memperbaiki diri.(rial)



