Mojokerto-(satujurnal.com)
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menegaskan kader posyandu dan tokoh masyarakat wajib memastikan seluruh data imunisasi bayi dan balita tercatat secara akurat dan mutakhir demi mempercepat intervensi kesehatan anak.
Penegasan itu disampaikan saat sosialisasi pembinaan Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK) dan tokoh masyarakat bertema “Sukseskan Imunisasi Mantab untuk Generasi Kuat” di Kantor Kelurahan Prajuritkulon, Jumat (27/2/2026).
Menurut wali kota yang akrab disapa Ning Ita, akurasi data menjadi fondasi utama dalam menentukan langkah cepat dan tepat di lapangan. Dengan jumlah bayi dan balita yang relatif terkendali di Kota Mojokerto, percepatan imunisasi sangat bergantung pada ketepatan pelaporan kader.
“Kader posyandu memiliki peran strategis dalam memastikan seluruh bayi dan balita mendapatkan imunisasi dasar lengkap. Dengan jumlah bayi yang tidak terlalu banyak di Kota Mojokerto, intervensi bisa dilakukan lebih cepat asalkan data dilaporkan tepat waktu,” tegasnya.
Ia mendorong kader dan petugas lapangan lebih aktif melakukan pendataan serta pembaruan informasi secara berkala. Peran tokoh masyarakat juga dinilai krusial dalam menggerakkan partisipasi warga agar tidak ada anak yang terlewat dari layanan imunisasi.
Ning Ita menilai keberhasilan pembangunan kesehatan di tingkat kelurahan sangat ditentukan kolaborasi antara pemerintah, kader posyandu, dan masyarakat. Lingkungan perkotaan dengan mobilitas tinggi menyimpan risiko kesehatan yang kompleks, sehingga imunisasi menjadi perlindungan dasar bagi anak sejak usia dini.
“Imunisasi adalah perlindungan dasar yang sangat penting, terutama di lingkungan perkotaan yang tantangan kesehatannya semakin kompleks,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Pemkot berharap sinergi kelurahan, kader posyandu, dan tokoh masyarakat semakin solid untuk menyukseskan program imunisasi serta menjamin tumbuh kembang anak yang sehat dan berkualitas di Kota Mojokerto. (one/hms)



