Wednesday, October 7, 2026
spot_img
HomeRegionalKabupaten JombangJasad Bayi Laki-laki Ditemukan Tersangkut di Bendungan, Polisi Selidiki Dugaan Pembuangan

Jasad Bayi Laki-laki Ditemukan Tersangkut di Bendungan, Polisi Selidiki Dugaan Pembuangan

Jombang-(satujurnal.com)
Penemuan jasad bayi laki-laki menggegerkan warga Dusun Budug, Desa Budugsidorejo, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, Selasa (10/3/2026) sore. Jasad bayi ditemukan tersangkut di aliran air Bendungan A. Yani sekitar pukul 17.00 WIB saat petugas penjaga pintu air melakukan pengecekan debit air.

Penemuan tersebut pertama kali diketahui oleh penjaga pintu air bernama Rokani. Saat menjalankan tugas rutin mengontrol aliran air di bendungan, ia melihat sosok tubuh kecil tersangkut di antara arus sungai. Temuan itu segera dilaporkan ke Polsek Sumobito dan diteruskan ke Satreskrim Polres Jombang.

Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Jasad bayi kemudian dievakuasi dari aliran sungai dan dibawa ke rumah sakit untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander membenarkan peristiwa tersebut. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian bayi tersebut.

“Jasad bayi sudah kami evakuasi dan saat ini menunggu pemeriksaan dokter forensik untuk mengetahui penyebab kematian,” kata Dimas, Selasa malam.

Polisi juga berupaya mengidentifikasi waktu kematian korban serta kemungkinan adanya unsur kekerasan. Tim penyidik masih menunggu hasil autopsi sebagai dasar penyelidikan lanjutan.

Karena lokasi penemuan berada di jalur aliran sungai, Polres Jombang turut berkoordinasi dengan sejumlah kepolisian di wilayah hulu Sungai Brantas. Langkah ini dilakukan untuk menelusuri kemungkinan adanya laporan kehilangan bayi di daerah lain.

Sementara itu, area di sekitar bendungan telah dipasangi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan. Aparat juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait peristiwa tersebut agar segera melapor.

“Kami masih melakukan penyelidikan intensif untuk memastikan apakah ada unsur kesengajaan dalam kejadian ini,” ujar Dimas.(rial)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular