Wednesday, October 7, 2026
spot_img
HomeSerba-serbiAstra Tol Jomo Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Antisipasi Lonjakan Pemudik

Astra Tol Jomo Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Antisipasi Lonjakan Pemudik

Jombang-(satujurnal.com)
Lonjakan arus mudik Lebaran 2026 diprediksi memicu kemacetan di ruas Tol Jombang–Mojokerto. Pengelola tol memetakan dua titik rawan kepadatan, yakni Exit Tol Bandar dan Gerbang Tol Jombang, yang berpotensi menjadi pusat antrean kendaraan saat puncak arus mudik pada 19 Maret 2026.

Pengelola Tol Jombang–Mojokerto (Astra Tol Jomo) memperkirakan sekitar 96 ribu kendaraan akan melintas setiap hari pada masa puncak mudik. Secara keseluruhan, volume kendaraan selama periode Lebaran diprediksi mencapai 1,14 juta kendaraan, meningkat sekitar 1,85 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala Departemen Operasional Astra Tol Jomo, Yuni Rihal, mengatakan peningkatan volume kendaraan akan memicu kepadatan di sejumlah titik yang memiliki keterbatasan kapasitas jalan.

“Pada periode Lebaran tahun ini diperkirakan sekitar 96 ribu kendaraan melintas per hari di ruas tol ini. Secara total ada sekitar 1,14 juta kendaraan selama periode Lebaran,” kata Yuni.

Dua titik yang diidentifikasi paling berpotensi menimbulkan kemacetan berada di area Exit Tol Bandar dan Gerbang Tol Jombang.

Di Exit Tol Bandar, kepadatan sering dipicu oleh penyempitan jalan atau bottleneck, ditambah keberadaan perlintasan kereta api yang kerap membuat kendaraan mengantre panjang saat palang pintu ditutup.

Sementara di Gerbang Tol Jombang, antrean kendaraan terjadi karena akses keluar tol langsung bertemu dengan jalan arteri dua lajur serta persimpangan lampu lalu lintas yang membatasi kelancaran arus kendaraan.

Untuk mengantisipasi kepadatan, Astra Tol Jomo bersama kepolisian menyiapkan sejumlah skenario rekayasa lalu lintas.

Jika antrean kendaraan di Exit Bandar mencapai 1 kilometer, kendaraan akan diarahkan untuk melanjutkan perjalanan menuju Nganjuk atau keluar melalui Gerbang Tol Jombang.

Sebaliknya, jika Gerbang Tol Jombang mengalami kepadatan tinggi, kendaraan akan dialihkan keluar melalui Exit Bandar atau Gerbang Tol Mojokerto Barat.

Pengelola juga menyiapkan sistem buka tutup gerbang tol jika kapasitas jalan di area keluar sudah tidak mampu menampung kendaraan yang datang dari arah tol.

Selain itu, disiagakan 10 unit mobile reader yang dibawa petugas untuk mempercepat transaksi tol. Sistem ini memungkinkan petugas melakukan pembayaran secara langsung di jalur antrean kendaraan sehingga proses keluar tol bisa berlangsung lebih cepat.

Astra Tol Jomo mengimbau para pemudik menyiapkan saldo uang elektronik yang cukup serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan.(rial)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular