Sunday, October 11, 2026
spot_img
HomeRegionalPemkot MojokertoNing Ita Sambut 57 Biksu Thudong Lintas Negara dalam Misi Walk for...

Ning Ita Sambut 57 Biksu Thudong Lintas Negara dalam Misi Walk for Peace 2026

Mojokerto-(satujurnal.com)
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama jajaran Forkopimda secara langsung menyambut hangat kedatangan rombongan 57 biksu Thudong yang sedang melakukan perjalanan kaki lintas negara dalam rangka “Indonesia Walk for Peace (IWFP) 2026”, Minggu (17/5/2026).

Penyambutan berlangsung khidmat di depan Balai Kota Mojokerto, sebelum para biksu melanjutkan perjalanan spiritual mereka menuju Candi Borobudur untuk perayaan Hari Raya Waisak.

Kehadiran rombongan yang terdiri dari biksu asal Thailand, Malaysia, Laos, dan Indonesia ini disambut antusias oleh warga setempat. Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto, menyatakan, singgahnya rombongan biksu menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat lokal. Ia menilai peristiwa ini sebagai cerminan nyata semangat kebinekaan di tengah masyarakat.

“Ini sebagai wujud kebinekaan bahwa Indonesia adalah bangsa yang plural,” ujar Ning Ita saat memberikan sambutan.

Ning Ita menambahkan, rasa bangga tersebut juga selaras dengan berbagai penghargaan yang telah diraih daerahnya, seperti Kota Harmoni dan Kota Toleran. Menurut dia, kerukunan antarumat beragama bukan semata soal slogan, melainkan praktik sehari-hari yang dijaga dengan baik.

“Kami sangat berbahagia dan bangga menyambut para Bhikkhu Thudong yang bermalam di Kota Mojokerto. Ini menjadi representasi bahwa masyarakat Kota Mojokerto menerima keberagaman dengan suka cita,” jelasnya.

Di akhir sambutannya, Ning Ita mendoakan kesehatan dan kelancaran bagi seluruh rombongan selama menempuh sisa perjalanan menuju Magelang.

Sementara itu, Koordinator Walk for Peace 2026 Jawa Timur, Irwan, merinci komposisi peserta dalam perjalanan ini. Total ada 57 bhikkhu yang terlibat, dengan rincian 43 orang dari Thailand, empat orang dari Malaysia, tiga orang dari Laos, serta tujuh bhikkhu asal Indonesia.

“Thailand sebanyak 43 orang, Malaysia empat orang, Laos tiga orang, ditambah tujuh Bhikkhu Indonesia sehingga total berjumlah 57 orang,” kata Irwan.

Irwan menjelaskan bahwa perjalanan di wilayah Jawa Timur melintasi 10 kabupaten/kota dan ditempuh selama kurang lebih 11 hari. Rencananya, rombongan akan tiba di Candi Borobudur pada 28 Mei 2026 untuk bersiap mengikuti puncak perayaan Waisak yang jatuh pada 31 Mei mendatang.

Ia turut mengapresiasi dukungan penuh dari pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat yang membantu kelancaran logistik dan keamanan sepanjang rute.

“Keramahan masyarakat dan dukungan semua pihak sepanjang perjalanan menjadi potret keharmonisan bangsa Indonesia,” ucap Irwan.

Acara IWFP 2026 sendiri dimulai sejak 7 Mei dari Brahma Vihara Arama, Singaraja, Bali, dan dijadwalkan berakhir pada 6 Juni 2026 di Magelang. Perjalanan sejauh ratusan kilometer melintasi empat provinsi ini bertujuan membawa pesan universal tentang perdamaian, toleransi, dan persaudaraan, sekaligus melestarikan tradisi pindapata di mana para biksu berjalan tanpa alas kaki menerima persembahan dari warga. (one/hms)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular