Jombang-(satujurnal.com)
Puluhan Bhikkhu lintas negara peserta Indonesia Walk for Peace 2026 mendapat sambutan hangat saat melintas di depan Mapolres Jombang, Selasa (19/5/2026) pagi. Dalam momen itu, Polres Jombang mengerahkan 144 personel gabungan untuk mengawal perjalanan spiritual para Bhikkhu menuju Candi Borobudur, Jawa Tengah.
Penyambutan dipimpin langsung Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan di depan Mapolres Jombang. Rombongan Bhikkhu yang berjalan kaki dari Bali itu melintas menuju Pendopo Kabupaten Jombang setelah sebelumnya bermalam di Klenteng Jombang.
Pantauan di lokasi, suasana berlangsung hangat dan penuh penghormatan. Kapolres Jombang bersama Ketua Bhayangkari Cabang Jombang menyambut para Bhikkhu dengan mengalungkan bunga, memberikan buket, serta menyerahkan cendera mata kepada perwakilan rombongan.
Sejumlah warga juga tampak antusias menyaksikan iring-iringan Bhikkhu yang berjalan kaki sambil membawa bendera dan perlengkapan perjalanan spiritual mereka.
AKBP Ardi Kurniawan menegaskan pihak kepolisian berkomitmen menjaga keamanan dan kelancaran perjalanan para Bhikkhu selama berada di Kabupaten Jombang.
“Polres Jombang menjamin keamanan dan kelancaran perjalanan para Bhikkhu selama berada di Kabupaten Jombang. Semoga perjalanan spiritual ini membawa kedamaian untuk kita semua,” ujar AKBP Ardi.
Untuk mendukung pengamanan rute, Polres Jombang menerjunkan personel gabungan dari berbagai instansi dan elemen masyarakat.
“Kami menerjunkan 144 personel pengamanan dari Polres Jombang. Pengamanan ini juga didukung penuh oleh personel dari Kodim 0814, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta berbagai komponen masyarakat lainnya,” katanya.
Indonesia Walk for Peace 2026 merupakan aksi jalan kaki spiritual lintas negara yang melintasi empat provinsi di Indonesia. Perjalanan dimulai dari Buleleng, Bali, pada 9 Mei 2026 dan dijadwalkan tiba di Candi Borobudur pada 28 Mei 2026 menjelang puncak perayaan Waisak Nasional.
Usai melintas di depan Mapolres Jombang, rombongan Bhikkhu dijadwalkan sarapan bersama dan mendapat sambutan dari Bupati Jombang Warsubi di Pendopo Kabupaten Jombang.
Setelah itu, para Bhikkhu melanjutkan agenda ziarah ke makam KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur di Kompleks Pondok Pesantren Tebuireng. Dari Tebuireng, perjalanan dilanjutkan menuju Klenteng Gudo Jombang untuk bermalam sebelum bergerak ke Kabupaten Nganjuk pada hari berikutnya.
Perjalanan panjang para Bhikkhu tersebut menjadi simbol pesan perdamaian, toleransi, dan persaudaraan lintas bangsa yang terus dijaga di tengah keberagaman masyarakat Indonesia. (rial)



