Friday, October 9, 2026
spot_img
HomeRegionalPemkot Mojokerto561 Siswa SMP dan SMA Dikukuhkan Jadi Anggota PMR, Ning Ita: Kembangkan...

561 Siswa SMP dan SMA Dikukuhkan Jadi Anggota PMR, Ning Ita: Kembangkan Karakter dan Empati

Mojokerto-(satujurnal.com)
Sebanyak 561 siswa tingkat SMP dan SMA se-Kota Mojokerto resmi dikukuhkan sebagai anggota Palang Merah Remaja (PMR) masa bakti 2026–2027. Prosesi pengukuhan dipimpin langsung oleh Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, di halaman SMPN 2 Mojokerto pada Sabtu (30/5). Dalam amanatnya, Ning Ita, sapaan akrab wali kota, menegaskan, keberadaan PMR harus dijadikan wadah strategis untuk terus mengembangkan karakter serta empati sosial generasi muda.

“Pengukuhan ini bukan hanya seremoni, tetapi langkah awal untuk menerima tanggung jawab yang lebih besar sebagai ujung tombak kemanusiaan, kedisiplinan, dan kesehatan di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” ujar Ning Ita.

Menurutnya, PMR memiliki peran vital dalam membentuk mentalitas siswa agar peduli terhadap sesama dan berani menolong orang lain. Nilai-nilai ini sejalan dengan Tri Bakti PMR yang menjadi pedoman utama setiap anggota.

“Jadilah teladan bagi teman-teman kalian. Tunjukkan bahwa relawan muda selalu siap siaga memberikan bantuan kemanusiaan kapan pun dan di mana pun dibutuhkan,” pesan dia.

Ditegaskan Ning Ita, aktivitas PMR mencakup spektrum luas yang mendukung pembentukan karakter holistik. Mulai dari keterampilan pertolongan pertama, kegiatan sosial, penggalangan dana kemanusiaan, kampanye pola hidup sehat, pengelolaan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), hingga kesiapsiagaan bencana dan pelestarian lingkungan.

“Ilmu yang kalian dapatkan hari ini akan menjadi bekal berharga ketika nantinya kalian tumbuh dan menjadi bagian dari masyarakat. Teruslah menebar manfaat dan semangat kemanusiaan di mana pun berada,” imbuhnya.

Sebelum prosesi pengukuhan, sebanyak 349 siswa kategori PMR Madya dan 212 siswa kategori PMR Wira telah melewati tahap orientasi serta uji materi ketat yang digelar oleh PMI Kota Mojokerto. Proses seleksi ini memastikan bahwa anggota baru memiliki pemahaman dasar yang kuat tentang prinsip-prinsip kepalangmerahan.

Di sisi lain, PMI Kota Mojokerto juga terus memperkuat kualitas pembinaan PMR melalui pelatihan bagi guru pembina. Program ini diarahkan untuk meningkatkan kompetensi pembina dalam mengelola unit PMR di sekolah serta menyamakan pemahaman materi PMR Mula, Madya, dan Wira sesuai kurikulum PMI.

“Pelatihan pembina PMR memiliki manfaat yang sangat strategis dalam memperkuat sistem pembinaan relawan sejak dini, sekaligus menjadi ajang pembaruan materi dan penguatan kolaborasi antara sekolah dengan PMI Kota Mojokerto,” jelas Ning Ita.

Ia pun menyampaikan apresiasi tinggi kepada para guru pembina dan fasilitator yang telah mendampingi siswa memahami prinsip kemanusiaan sejak usia dini. Ia berharap kekompakan dan amanah yang diterima hari ini dapat dijaga dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan Kota Mojokerto. (one/hms)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular