Saturday, October 10, 2026
spot_img
HomeRegionalPemkot MojokertoPeringati Hari Lahir Pancasila, Ning Ita: Pancasila Jangkar Moral Hadapi Turbulensi Global

Peringati Hari Lahir Pancasila, Ning Ita: Pancasila Jangkar Moral Hadapi Turbulensi Global

Mojokerto-(satujurnal.com)
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menegaskan Pancasila merupakan jangkar moral bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik dunia.

Pernyataan tersebut disampaikan saat memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Sasana Praja Abhipraya, Balaikota Mojokerto, Senin (1/6/2026). Pada kesempatan itu, Ning Ita, sapaan akrab wali kota, membacakan sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI, Yudian Wahyudi.

“Pancasila adalah jangkar moral dalam menghadapi turbulensi global mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik. Kita memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. Pancasila adalah fondasi dari kebijakan luar negeri kita yang bebas dan aktif,” ujar Ning Ita.

Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, termasuk musyawarah dan mufakat, menjadi instrumen diplomasi yang sangat dibutuhkan dunia saat ini untuk menjembatani perbedaan serta menghentikan konflik.

“Sebagai bangsa yang besar, kita terus menunjukkan kepemimpinan nyata melalui kontribusi pasukan perdamaian Indonesia di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), peran mediasi konflik regional, serta konsistensi dalam menyuarakan keadilan bagi bangsa-bangsa terjajah. Kita ingin dunia melihat bahwa perdamaian tidak hanya ketiadaan perang, melainkan hadirnya keadilan bagi seluruh umat manusia,” katanya.

Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Pondasi Perdamaian Dunia”.

Tema tersebut menegaskan relevansi nilai-nilai luhur Pancasila dalam menjaga keutuhan Indonesia sekaligus memberikan kontribusi bagi terciptanya perdamaian dunia yang berkelanjutan.

“Tema yang diusung dalam Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 adalah Pancasila Pemersatu Bangsa, Pondasi Perdamaian Dunia. Sebuah pernyataan tegas bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan untuk menjaga keutuhan bangsa Indonesia, namun juga menjadi jawaban bagi terciptanya perdamaian dunia yang abadi,” ucapnya.

Ning Ita juga mengingatkan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila harus menjadi momentum refleksi bagi seluruh elemen bangsa agar nilai-nilai Pancasila terus hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Di tengah berbagai tantangan zaman, Indonesia dinilai tetap mampu berdiri kokoh karena menjadikan Pancasila sebagai bintang penuntun dalam perjalanan bangsa.

Pada kesempatan yang sama, Ning Ita mengajak seluruh masyarakat, terutama generasi muda, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau teks di buku sejarah,” tegasnya.

Menutup sambutan, Ning Ita menyampaikan pesan Kepala BPIP agar seluruh anak bangsa terus menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia merupakan negara yang menjunjung tinggi religiusitas, persatuan, dan nilai-nilai kemanusiaan.

“Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa di Republik yang kita cintai. Selamat Hari Lahir Pancasila, Jayalah Indonesiaku, Merdeka,” pungkasnya.(one/hms)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular