Tuesday, October 6, 2026
spot_img
HomePeristiwaLalu LintasPengamanan Muktamar ke-35 NU: Siagakan 1.030 Personel Gabungan, Siapkan Pola Rekayasa Lalu...

Pengamanan Muktamar ke-35 NU: Siagakan 1.030 Personel Gabungan, Siapkan Pola Rekayasa Lalu Lintas

Jombang-(satujurnal.com)
Sebanyak 1.030 personel gabungan dari Polres Jombang dan Polda Jawa Timur dikerahkan untuk mengamankan perhelatan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) 27-31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren (Ponpes) Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang.

Pengamanan ketat disiapkan demi mengantisipasi lonjakan massa dan menjaga kondusivitas selama hajatan besar berlangsung.

Langkah pengamanan skala besar ini diperkuat dengan rekayasa lalu lintas serta penutupan jalan utama dari keluar Tol Tembelang hingga Sambong mulai Kamis (27/8/2026) pukul 09.00 WIB. Ruas vital tersebut diprioritaskan penuh untuk kelancaran arus kendaraan para muktamirin dan rombongan peserta acara.

Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan, menegaskan, seluruh kesiapan pengamanan telah dimatangkan melalui apel gelar pasukan bersama jajaran Kodim, Satpol PP, Dinas Perhubungan, pemadam kebakaran, serta instansi pendukung lainnya.

“Kami telah melaksanakan pengecekan dan simulasi pengamanan kegiatan maupun jalur yang dilalui. Harapannya, kegiatan muktamar ini dapat memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para muktamirin yang hadir, termasuk para muhibbin yang akan datang,” ujar AKBP Ardi Kurniawan, Rabu (26/8/2026).

Untuk memecah kepadatan di pusat kota dan kawasan pesantren, kepolisian menerapkan skema pengalihan arus lintas wilayah.

Kendaraan besar atau armada sumbu tiga dari arah Lamongan menuju Kediri maupun sebaliknya dialihkan penuh melintasi pintu keluar Tol Bandar Kedungmulyo, Simpang Empat Mengkreng, atau jalur alternatif lain.

Arus kendaraan pribadi dan umum lintas daerah dari arah Lamongan menuju Kediri turut diarahkan keluar melalui Tol Bandar Kedungmulyo menuju Simpang Empat Mengkreng.

Skema serupa berlaku untuk kendaraan dari Kediri yang hendak menuju ke arah utara (Lamongan).

Sementara itu, akses warga lokal serta pengunjung arena expo dialihkan melewati jalur Desa Kaha Mimbar. Kepolisian secara tegas mengimbau masyarakat untuk tidak memarkir kendaraan di bahu jalan demi mengoptimalkan kelancaran sistem satu arah di kawasan Tambakberas.

Kedatangan para peserta muktamar diatur secara presisi. Rombongan muktamirin diwajibkan melakukan drop-off atau berhenti sejenak di depan MTs Bahrul Ulum untuk memproses pendaftaran. Usai menurunkan penumpang, armada kendaraan diarahkan melintas via Gang 1 Tambakrejo menuju kantong parkir resmi.

Saat rangkaian acara berakhir, arus kepulangan massa dari lokasi parkir diarahkan keluar menembus jalur pasar di perempatan Mojokrapak.

“Kami memberlakukan beberapa titik pengaturan arus lalu lintas satu arah, baik untuk jalur masuk maupun keluar di sekitar Pondok Tambakberas. Mudah-mudahan arus lalu lintas dan massa dapat mengalir dengan aman, sehingga Muktamar ke-35 NU ini membawa keberkahan bagi masyarakat Jombang, Jawa Timur, dan Indonesia,” ujar AKBP Ardi Kurniawan.(rial)

.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular