Saturday, October 10, 2026
spot_img
HomeRegionalKabupaten JombangSMPN 2 Perak Jombang Diamuk Si Jago Merah, Dua Bangunan Ludes Terbakar

SMPN 2 Perak Jombang Diamuk Si Jago Merah, Dua Bangunan Ludes Terbakar

Jombang-(satujurnal.com)
Kebakaran hebat melahap bangunan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Perak di Dusun Ngrandu, Desa Cangkringrandu, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, Sabtu (26/9/2026) dini hari.

Kobaran api yang membumbung tinggi menghanguskan ruang Bimbingan Konseling (BK) serta perpustakaan sekolah hingga rata dengan tanah, memicu kerugian materiel yang ditaksir mencapai Rp 100 juta.

Insiden yang terjadi saat area sekolah dalam keadaan kosong tersebut tidak memakan korban jiwa. Tiga unit armada Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Jombang diterjunkan ke lokasi setelah menerima laporan warga. Petugas sempat menghadapi rintangan akibat sempitnya jalan menuju lokasi dan minimnya pasokan air, sebelum akhirnya berhasil memadamkan api sepenuhnya setelah berjibaku selama tiga jam.

Berdasarkan rekaman video amatir di lokasi kejadian, kobaran api pertama kali terlihat muncul dari dalam ruang BK. Banyaknya material mudah terbakar membuat si jago merah berkembang dengan cepat dan menjalar ke ruang perpustakaan yang berada tepat di sampingnya. Bangunan seluas 10×5 meter persegi itu pun dalam sekejap terkepung api yang membakar habis seluruh isinya.

Petugas Damkar Jombang yang tiba di lokasi langsung melakukan penyekatan dan penyemprotan secara intensif demi mencegah amukan api meluas. Berkat tindakan cepat petugas, kobaran api berhasil dilokalisasi sehingga tidak sampai merembet ke deretan ruang kelas lainnya.

Anggota Damkar Jombang, Andrik Prasetiyo, mengonfirmasi bahwa dugaan sementara titik awal api dipicu oleh gangguan pada instalasi listrik.

“Dugaan sementara, api muncul akibat korsleting atau hubungan arus pendek listrik,” ujar Andrik saat ditemui di lokasi kejadian.

Ia juga membeberkan sejumlah rintangan yang dihadapi timnya selama proses pemadaman di lapangan. Menurutnya, akses jalan menuju lokasi yang sempit serta keterbatasan sumber air di sekitar sekolah menjadi kendala utama penyemprotan.

Saat ini, area bekas kebakaran telah dipasangi garis pengaman. Pihak sekolah dan aparat setempat tengah mendata seluruh kerusakan material guna proses penanganan lebih lanjut.(rial)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular