Mojokerto-(satujurnal.com)
Pemerintah Kota Mojokerto mendorong penguatan kolaborasi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) untuk memperluas manfaat pelayanan dan edukasi kesehatan bagi masyarakat. Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita saat menghadiri gala dinner sekaligus kick off road to HUT ke-76 IDI di Rumah Rakyat Kota Mojokerto, Sabtu (26/9/2026) malam.
Kegiatan bertema “Gerakan Sejawat Bergerak Mengabdi untuk Masyarakat” itu menjadi pembuka rangkaian Jatim Medical Week yang berlangsung 26 September hingga 24 Oktober 2026. Acara dihadiri Ketua IDI Jawa Timur dr. Budi Himawan, Sp.U., MM., FICS, Wakil Bupati Mojokerto dr. Muhammad Rizal Octavian, serta jajaran pengurus IDI.
Ning Ita menegaskan, peningkatan kualitas layanan kesehatan membutuhkan kerja bersama antara pemerintah dan berbagai elemen masyarakat. Organisasi profesi, komunitas, perguruan tinggi hingga media massa dinilai memiliki peran penting dalam memperkuat jangkauan pelayanan.
“Urusan kesehatan merupakan urusan wajib layanan dasar. Pemerintah daerah tidak bisa bergerak sendiri, tetapi membutuhkan sinergi lintas sektor. Organisasi profesi menjadi salah satu mitra strategis,” kata Ning Ita.
Menurutnya, kolaborasi bersama IDI juga selaras dengan program One OPD One Event, yang mendorong perangkat daerah menghadirkan kegiatan inovatif di luar agenda rutin dengan manfaat yang dapat dirasakan langsung masyarakat.
Salah satu rangkaian Jatim Medical Week diisi edukasi kesehatan melalui seminar “Safety Run, Happy Finishing”. Edukasi ini menyasar masyarakat yang semakin aktif mengikuti olahraga lari, baik secara individu maupun dalam komunitas.
Ning Ita mencatat, sepanjang 2025 terdapat lima event lari di Kota Mojokerto dengan jumlah peserta lebih dari 1.250 orang pada setiap kegiatan. Tren tersebut berlanjut pada 2026 melalui sejumlah event lari, termasuk kegiatan dalam rangkaian HUT ke-76 IDI yang dijadwalkan berlangsung di Taman Bahari Majapahit (TBM), Minggu (27/9/2026).
“Semangat kita sama. IDI sebagai organisasi profesi memberikan layanan dan mengabdi secara langsung kepada masyarakat. Pemerintah daerah menggerakkan dan mengharmonisasikan untuk kebermanfaatan masyarakat,” ungkap Ning Ita.
Ia berharap sinergi Pemkot Mojokerto dan IDI terus diperkuat melalui berbagai kegiatan yang menyentuh kebutuhan masyarakat, terutama dalam peningkatan pemahaman dan kesadaran terhadap kesehatan.
Rangkaian HUT ke-76 IDI tersebut sekaligus menjadi ruang bagi organisasi profesi kedokteran untuk memperluas pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan edukasi dan pelayanan kesehatan.(one/hms)



