Saturday, October 10, 2026
spot_img
HomeSosial BudayaDari Kusno ke Bung Karno, Galeri Soekarno Kecil Resmi Dibuka di Kota...

Dari Kusno ke Bung Karno, Galeri Soekarno Kecil Resmi Dibuka di Kota Mojokerto

Mojokerto-(satujurnal.com)
Galeri Soekarno Kecil resmi dibuka untuk publik di SD Negeri Purwotengah, Kota Mojokerto. Destinasi wisata sejarah ini dihadirkan Pemkot Mojokerto untuk menguatkan identitas daerah sekaligus mengenalkan kisah masa kecil Presiden pertama RI kepada generasi muda.

Peresmian galeri ini menjadi bagian dari strategi pengembangan wisata berbasis sejarah yang selama ini menjadi keunggulan Kota Mojokerto. Galeri dibuka setiap hari pukul 09.00–15.00 WIB dengan kapasitas 10 orang per sesi.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengatakan, kekayaan sejarah yang dimiliki daerahnya perlu dikemas lebih dekat dan mudah dipahami masyarakat.

“Kota Mojokerto memiliki kekayaan sejarah yang sangat kuat. Ini menjadi keunggulan daerah yang harus terus kita jaga dan kembangkan,” ujar Ning Ita, sapaan akrabnya.

Ia berharap kehadiran Galeri Soekarno Kecil dapat menjadi magnet wisata baru sekaligus ruang belajar sejarah yang hidup, terutama bagi pelajar.

“Saya mengajak masyarakat untuk berkunjung dan mengenal lebih dekat perjalanan Bung Karno di masa kecil, mengenal sosok Kusno melalui Galeri Soekarno Kecil,” imbuhnya.

Untuk menikmati galeri, pengunjung dikenakan tiket Rp 5.000 untuk dewasa dan Rp 2.500 untuk anak-anak. Harga tersebut sudah termasuk layanan pemandu dan akses penuh ke seluruh ruangan galeri.

Di dalam galeri, pengunjung diajak menyusuri perjalanan hidup Soekarno secara kronologis melalui lima ruang tematik. Ruang pertama menampilkan potret Soekarno kecil beserta cerita kegemaran dan masa awal kehidupannya. Ruang kedua mengisahkan masa pendidikan yang membentuk karakter dan cara berpikirnya.

Perjalanan berlanjut ke ruang ketiga yang menampilkan Soekarno sebagai arsitek, lengkap dengan karya dan gagasan desainnya. Di ruang keempat, suasana berubah lebih heroik dengan narasi perjuangan melawan penjajahan. Kunjungan ditutup di ruang kelima yang menampilkan Soekarno dalam berbagai momen bersejarah, berdampingan dengan foto-foto ikonik Kota Mojokerto.

Pemkot Mojokerto menargetkan galeri ini menjadi destinasi edukatif unggulan sekaligus penguat citra kota sebagai salah satu simpul penting sejarah nasional, terutama dalam fase awal kehidupan Sang Proklamator.(one/hms)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular