Jombang-(satujurnal.com)
Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) terjadi di sebuah rumah kos di Desa Balongbesuk, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Senin (1/6/2026) dini hari. Dua sepeda motor milik penghuni kos raib dibawa kabur kawanan pencuri yang beraksi saat seluruh penghuni terlelap. Akibat kejadian itu, korban ditaksir mengalami kerugian materiil sekitar Rp 23 juta.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 00.59 WIB hingga 01.25 WIB dan terekam kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di area kos. Dua kendaraan yang hilang masing-masing Honda Beat Street warna silver milik Heni Dyah Aprilia (21), penghuni kos asal Desa Beji, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, serta Honda Beat Eco warna hitam milik Muhammad Ilham Vebrilian (20), penghuni kos asal Kedaton, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro.
Pemilik kos, Wiwik, mengatakan pelaku pertama kali terlihat memasuki area kos sekitar pukul 00.59 WIB. Pelaku sempat mengamati situasi sekitar sebelum keluar kembali.
“Pukul 00.59 WIB, pencurinya terlihat masuk. Dia sempat celingak-celinguk melihat situasi sekitar, lalu keluar lagi,” ujar Wiwik.
Beberapa menit kemudian, pelaku kembali datang bersama seorang rekannya. Sekitar pukul 01.04 WIB, keduanya mengeksekusi target pertama, yakni Honda Beat Street milik Heni. Meski dalam kondisi stang terkunci, motor tersebut berhasil dibawa keluar dengan cara mengangkat bagian depan kendaraan secara bersama-sama melewati pintu gerbang kos yang hanya ditutup tanpa digembok.
Setelah berhasil membawa kabur motor pertama, pelaku kembali beraksi sekitar pukul 01.25 WIB. Salah seorang pelaku masuk ke area parkir sebelah timur dan mengincar Honda Beat Eco milik Ilham. Karena kendaraan itu tidak dikunci stang, pelaku dengan mudah menuntunnya keluar dari halaman kos sebelum melarikan diri bersama rekannya ke arah selatan.
Hilangnya kedua kendaraan baru diketahui menjelang waktu salat subuh. Salah seorang penghuni kos yang hendak berangkat ke masjid mendapati sepeda motornya sudah tidak berada di tempat parkir.
“Pagi-pagi penghuni kos nomor 5 ke rumah saya. Dia mau salat subuh ke masjid, tapi saat keluar kamar melihat sepeda motornya sudah tidak ada di tempat parkir,” ungkap Wiwik.
Mendapat laporan tersebut, Wiwik langsung memeriksa rekaman CCTV melalui telepon genggamnya. Dari rekaman itu terlihat para pelaku beraksi dengan tenang dan diketahui tidak mengenakan alas kaki.
Menurut Wiwik, saat kejadian seluruh penghuni kos sedang beristirahat setelah bekerja. Gerbang kos sengaja tidak digembok dan hanya ditutup rapat untuk memudahkan akses keluar-masuk penghuni yang mayoritas bekerja di pabrik dengan sistem tiga shift.
Kasus ini telah dilaporkan ke Polres Jombang. Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi, serta mengambil sidik jari di sekitar lokasi sebagai bagian dari upaya mengidentifikasi pelaku.
Pemilik kos berharap polisi segera menangkap pelaku dan mengungkap kasus pencurian tersebut agar kendaraan milik para penghuni dapat ditemukan kembali.(rial)



