Friday, October 9, 2026
spot_img
HomeRegionalPemkot MojokertoTiga Pejabat Dilantik di Hari Jadi Kota Mojokerto, Dua OPD Kini Punya...

Tiga Pejabat Dilantik di Hari Jadi Kota Mojokerto, Dua OPD Kini Punya Pimpinan Definitif

Mojokerto-(satujurnal.com)
Peringatan Hari Jadi ke-108 Kota Mojokerto diwarnai mutasi pejabat pimpinan tinggi pratama. Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari melantik tiga pejabat strategis di lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto di Ruang Sabha Mandala Madya, Balaikota Mojokerto, Sabtu (20/6).

Pelantikan tersebut sekaligus mengakhiri kekosongan pimpinan definitif pada sejumlah perangkat daerah. Tiga pejabat yang dilantik yakni Agung Moeljono Subagijo sebagai Inspektur Kota Mojokerto, Farida Mariana sebagai Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kota Mojokerto, serta Santi Ratnaning Tias sebagai Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Mojokerto.

Sebelum dilantik, Agung Moeljono Subagijo menjabat Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sekaligus Pelaksana Tugas (Plt) Inspektur Kota Mojokerto. Farida Mariana sebelumnya menjabat Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Mojokerto dan merangkap sebagai Plt Kepala Dinsos P3A. Sementara Santi Ratnaning Tias merupakan Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia.

Wali Kota Mojokerto yang akrab disapa Ning Ita menegaskan mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari strategi penguatan birokrasi dengan menempatkan aparatur sesuai kompetensi dan kapasitasnya.

Berpegang pada prinsip the right man on the right place, Ning Ita berharap para aparatur sipil negara mampu memberikan kontribusi terbaik sehingga kualitas pelayanan publik dan produktivitas perangkat daerah terus meningkat.

“Mutasi dilakukan sebagai upaya meningkatkan kapasitas aparatur, mendorong adaptasi dan inovasi, serta memperkuat birokrasi yang berorientasi pada pelayanan masyarakat,” kata Ning Ita.

Menurutnya, pejabat pimpinan tinggi pratama memegang peran penting dalam menentukan arah kebijakan organisasi. Mereka bertanggung jawab menyusun perencanaan, mengoordinasikan pelaksanaan program, hingga melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap kinerja perangkat daerah.

“Jabatan tersebut menjadi motor penggerak organisasi dalam mewujudkan visi, misi, dan target kinerja secara efektif, akuntabel, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Ning Ita juga berharap penyesuaian jabatan ini dapat mendukung pengembangan karier ASN melalui pengalaman tugas yang lebih luas. Dengan kompetensi dan daya saing yang semakin kuat, para pejabat diharapkan mampu menjadi penggerak perubahan positif di lingkungan kerja masing-masing.

Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Mojokerto, Sekretaris Daerah Kota Mojokerto, para staf ahli wali kota, serta para asisten sekretaris daerah. (one/hms)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular