Saturday, October 10, 2026
spot_img
HomeRegionalKota MojokertoIntervensi Sanitasi Kota Mojokerto: 65 Rumah MBR Segera Miliki Jamban Sehat

Intervensi Sanitasi Kota Mojokerto: 65 Rumah MBR Segera Miliki Jamban Sehat

Mojokerto-(satujurnal.com)
Pemerintah Kota Mojokerto mengalokasikan anggaran total ratusan juta rupiah untuk membangun fasilitas sanitasi layak bagi 65 keluarga berpenghasilan rendah (MBR). Langkah intervensi ini diambil untuk memutus rantai pencemaran lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah tersebut.

Sebanyak 65 keluarga penerima manfaat yang tersebar di 11 kelurahan dipastikan menerima bantuan program Bantuan Septic Tank Skala Individu (BSSI) pada tahun anggaran 2026. Setiap kepala keluarga mendapatkan alokasi dana sebesar Rp 8 juta yang bersumber langsung dari APBD Kota Mojokerto.

Sosialisasi bagi para calon penerima yang telah lolos verifikasi ketat ini berlangsung di Kantor Kelurahan Jagalan, Kecamatan Kranggan, Kamis (25/6/2026).

Anggaran stimulus tersebut nantinya dipecah menjadi dua peruntukan utama, yakni Rp 6,4 juta untuk pembelian material bangunan standar kesehatan dan Rp 1,6 juta sebagai upah tenaga kerja lapangan.
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, menegaskan pembangunan jamban sehat ini menjadi prioritas mutlak demi menghadirkan permukiman yang jauh lebih higienis. Program ini menyasar hunian yang selama ini belum memiliki sistem pembuangan limbah domestik yang aman.

“Kesehatan masyarakat tidak hanya ditentukan dari kondisi tubuhnya, tetapi juga dari kesehatan lingkungan dan tempat tinggalnya. Karena itu pemerintah hadir memberikan fasilitas agar setiap rumah warga memenuhi kriteria sehat,” ujar Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita.

Ning Ita menjelaskan, keberadaan septic tank yang tidak memenuhi standar baku mutu sangat rawan memicu kebocoran. Kondisi buruk tersebut berpotensi besar mencemari struktur tanah hingga sumber air bersih di sekitar pemukiman warga, yang pada akhirnya memicu persebaran penyakit berbahaya.
Melalui skema program BSSI, Pemerintah Kota Mojokerto mengawal langsung proses pengerjaan agar limbah rumah tangga dapat dikelola dengan aman tanpa merusak ekosistem lingkungan. Pembangunan tangki septik ini sekaligus menjadi langkah preventif jangka panjang dalam menjaga pasokan air tanah tetap murni.

“Tujuan kami agar lingkungan tempat tinggal warga menjadi sehat. Jika lingkungannya sehat, masyarakat juga akan lebih sehat dan kualitas hidupnya semakin baik,” pungkas Ning Ita.(one/hms)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular