Jombang-(satujurnal.com)
Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas dengan menghentikan sementara operasional 43 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, mulai Senin (7/9/2026). Puluhan dapur penyedia Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut dijatuhi sanksi sedang berupa pembekuan hak operasional hingga maksimal 20 hari kalender akibat belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
Keputusan BGN tersebut termaktub dalam Surat Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN Nomor 4041/D.TWS/09/2026 yang diterbitkan untuk menekan risiko kesehatan serta memastikan standar keamanan pangan di seluruh dapur pelaksana program nasional tersebut.
Rangkaian pembekuan izin ini bermula dari penemuan tim pengawas BGN yang mendapati puluhan SPPG di Jombang beroperasi tanpa melengkapi dokumen kelayakan sanitasi. Merespons temuan tersebut, Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN menerbitkan surat keputusan tertanggal 7 September 2026 yang menginstruksikan penghentian aktivitas produksi dan distribusi makanan secara serentak.
Sanksi pembekuan ini dirancang bersifat korektif untuk memaksa pengelola mematuhi regulasi kesehatan. BGN memberikan tenggat waktu selama 20 hari bagi pengelola SPPG untuk mengurus dan menyerahkan bukti pendaftaran SLHS yang sah kepada Kepala KPPG, sebelum dilanjutkan ke tahap verifikasi tingkat pusat. Jika hingga batas waktu yang ditentukan pengelola gagal menunjukkan dokumen perbaikan, BGN memastikan akan menaikkan level sanksi secara otomatis.
Dalam surat tersebut, BGN menegaskan alasan utama di balik penindakan tegas ini.
“Sehubungan dengan dasar tersebut di atas, ditemukan bahwa SPPG terlampir belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) sehingga perlu dilakukan Pemberhentian Operasional Sementara,” demikian tertulis dalam dokumen keputusan tersebut.
Penyebaran dapur yang terkena sanksi ini meluas di 17 kecamatan. Kecamatan Jombang menjadi wilayah terdampak terbanyak dengan sembilan SPPG, disusul Kecamatan Mojoagung sebanyak lima SPPG. Adapun wilayah Diwek, Perak, Peterongan, Ploso, dan Wonosalam masing-masing mencatatkan tiga SPPG yang ditutup sementara. Dalam dokumen lampiran resmi BGN, unit layanan asal Jombang mendominasi daftar pelanggaran pada nomor urut 449 hingga 491.
Berikut daftar lengkap 43 SPPG di Kabupaten Jombang yang dijatuhi sanksi pemberhentian operasional sementara:
SPPG Jombang Bandarkedungmulyo – Banjarsari 3 — Yayasan Aksa Darma Nusantara.
SPPG Jombang Bareng – Tebel — Yayasan Misbahul Ulum Muzayyana.
SPPG Jombang Diwek – Ceweng 2 — Yayasan Jamiyatul Mahmudiyin Bogor.
SPPG Jombang Diwek – Ceweng 4 — Yayasan Kesejahteraan Sosial Al Azhar.
SPPG Jombang Diwek – Grogol — Yayasan Berkah Pulung Kurawa.
SPPG Jombang Jogoroto – Jarakkulon — Yayasan Boga Arek Nusantara.
SPPG Jombang Jombang – Dapurkejambon 2 — Yayasan Bakti Rumah Peduli Tenggara.
SPPG Jombang Jombang – Denanyar 3 — Yayasan Madinatul Quran.
SPPG Jombang Jombang – Denanyar 4 — Yayasan Manunggal Kartika Jaya.
SPPG Jombang Jombang – Jombatan 2 — Yayasan Kemala Bhayangkari.
SPPG Jombang Jombang – Jombatan 6 — Yayasan Asspira Indonesia Maju.
SPPG Jombang Jombang – Kepanjen 2 — Yayasan Bina Insan Mandiri Jombang.
SPPG Jombang Jombang – Sambongdukuh 4 — Yayasan Bina Insan Mandiri Jombang.
SPPG Jombang Jombang – Sambongdukuh 5 — Yayasan Bina Budaya Santri Pondok Pesantren Al Mimbar.
SPPG Jombang Jombang – Sumberjo 2 — Yayasan Kesejahteraan Sosial Al Azhar.
SPPG Jombang Kesamben – Jombatan — Yayasan Pondok Pesantren Roudlotul Qur’an.
SPPG Jombang Kesamben – Podoroto — Yayasan Bela Beli Banyuwangi.
SPPG Jombang Megaluh – Gongseng — Yayasan Bunda Mandiri Nusantara.
SPPG Jombang Megaluh – Sudimoro — Yayasan Madinatul Quran.
SPPG Jombang Mojoagung – Gambiran — Yayasan Roudloh Mahdi.
SPPG Jombang Mojoagung – Gambiran 2 — Yayasan Kemala Bhayangkari.
SPPG Jombang Mojoagung – Johowinong 2 — Yayasan Kesejahteraan Sosial Al Azhar.
SPPG Jombang Mojoagung – Karobelah 2 — Yayasan Bina Sosial Berkarya.
SPPG Jombang Mojoagung – Kedunglumpang 3 — Yayasan Persada Putra Nusantara Sejahtera.
SPPG Jombang Mojowarno – Menganto 2 — Yayasan Pendidikan Ma’Arif Empat Lima Kalen.
SPPG Jombang Ngoro – Kertorejo 2 — Yayasan Bintang Masa Depan.
SPPG Jombang Ngusikan – Keboan — Yayasan Bina Insan Mandiri Jombang.
SPPG Jombang Ngusikan – Sumbernongko — Yayasan Pendidikan Ma’Arif Empat Lima Kalen.
SPPG Jombang Perak – Gadingmangu — Yayasan Maju Jamaah Nyawangan Kras.
SPPG Jombang Perak – Gadingmangu 2 — Yayasan Kemala Bhayangkari.
SPPG Jombang Perak – Plosogenuk — Yayasan Sahabat Insan Semesta.
SPPG Jombang Peterongan – Morosunggingan — Yayasan Permata Bunda Jombang.
SPPG Jombang Peterongan – Sumberagung — Yayasan Bunda Mandiri Nusantara.
SPPG Jombang Peterongan – Tanjunggunung 2 — Yayasan Pendidikan Ma’Arif Empat Lima Kalen.
SPPG Jombang Plandaan – Karangmojo — Yayasan Bunda Mandiri Nusantara.
SPPG Jombang Plandaan – Plandaan 2 — Yayasan Pendidikan Ma’Arif Empat Lima Kalen.
SPPG Jombang Ploso – Bawangan 2 — Yayasan Pendidikan Ma’Arif Empat Lima Kalen.
SPPG Jombang Ploso – Rejoagung — Yayasan Komite Hijau Indonesia.
SPPG Jombang Ploso – Rejoagung 2 — Yayasan Pendidikan Islam Terpadu Robbani.
SPPG Jombang Tembelang – Kepuhdoko — Yayasan Pusaka Bumi Nusantara Utama Jombang.
SPPG Jombang Wonosalam – Sumberjo — Yayasan Bunda Mandiri Nusantara.
SPPG Jombang Wonosalam – Wonomerto — Yayasan Dharma Jaya Makmur.
SPPG Jombang Wonosalam – Wonosalam 2 — Yayasan Gerakan Melukis Harapan.
Langkah penertiban masif SPPG di Jombang ini menjadi cerminan komitmen BGN dalam memperketat pengawasan standar kesehatan mutu pangan secara nasional. Penghentian operasional bersifat sementara, sehingga dapur penyedia yang sanggup menyelesaikan pengurusan SLHS dan lolos verifikasi berpeluang kembali menyalurkan makanan gratis bagi masyarakat.(rial)



