![]() |
| La Nyalla Mahmud Mattaliti |
Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila (PP) Jawa Timur, La Nyalla Mahmud Mattaliti memastikan dirinya untuk
maju sebagai calon gubernur (cagub) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada)
Jatim 2018 mendatang.
hanya ingin jadi gubernur,” ujar La Nyalla saat memberi sambutan buka bersama Pemuda
Pancasila dengan anak yatim dan janda miskin di kediaman Sunardi, Kepala Desa
Temon, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jum’at (16/6/2017).
Jawa Timur yang hadir di tengah warga Desa Temon mengenakan T-Shirt warna
abu-abu bertuliskan La Nyalla Academia, berpeci dan bersurban tersebut secara
tandas menyatakan, tekad ia maju dalam Pilgub Jatim karena ingin membuktikan
dirinya layak memimpin Jawa Timur sekaligus menepis stigma negatif seorang La
Nyala sebagai preman dan koruptor.
Satu tahun penuh saya di-bully sebagai seorang preman, sebagai seorang
koruptor. Alhamdulillah, berkat kesabaran saya, akhirnya saya divonis bebas
murni. Dan saya akan buktikan, saya mampu memimpin Jawa Timur,” cetus La
Nyalla.
keluarga saya, bahwa saya bukan seperti yang ditudingkan itu.
diundangnya untuk mendoakan agar Mahkamah Agung menolak kasasi kejaksaan atas
vonis bebas murni yang diterimanya.
penggunaan dana hibah dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur tahun 2011 hingga
2014.
penjara oleh jaksa penuntut umum dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.
dugaan korupsi dana hibah Kadin Jawa Timur periode 2011-2014. Putusan dibacakan
Ketua Majelis Hakim Sumpeno pada sidang yang digelar, Selasa (27/12/2016).
mengajukan kasasi atas vonis bebas terhadap La Nyalla.
maju sebagai calon gubernur.
kurang sepakat dengan calon tunggal yang diwacanakan saat ini di Jatim. Maka
jika sampai terjadi calon tunggal, maka saya pastikan akan maju,” cetusnya.
kontestan Pilgub, ia mengaku akan merapat ke salah satu partai. Hanya saja ia
tidak menyebut partai yang ia maksud.
sebagai orang nomor satu di Jawa Timur, ia membentuk lembaga yang ia beri label
La Nyalla Academia.
nama La Nyalla sebagai cagub Jatim 2018.
gubernur), terus terang belum tahu. Masih dalam penjajakan,” akunya.
orang yang mengenakan atribut La Nyalla Academia terlebih dahulu melakukan
ziarah ke makam Syech Jumadil Qubro di Desa Sentono, Kecamatan Trowulan. (one)





