dan Daiyah Polres Jombang mengikuti tahap seleksi di gedung Graha Bakti
Bhayangkara Setempat, Jumat (27/10/17). Seleksi ini digelar selama dua hari
sejak Kamis.
dari laki-laki maupun perempuan yang menjadi juara dan mewakili Polres Jombang
bertanding ditingkat Polda Jawa Timur.
dihadapan para juri sesuai materi yang telah ditentukan, yakni kamtibmas,
terorisme dan narkotika.
lomba ini merupakan rangkaian dari pemilihan Dai dan Daiyah 3000 Pondok
Pesantren se Jawa Timur dalam rangka menanggulangi kejahatan terorisme maupun
narkotika dan gangguan kamtibmas.
ini sudah merambah dan melibatkan semua kalangan, baik dewasa maupun remaja
sehingga perlu penanganan serius.
kami berdayakan, mereka bisa menjadi wakil kami dan membantu aparat untuk
melakukan sosialisasi kepada masyarakat mencegah dan menanggulangi kejahatan
yang sudah menjadi bahaya laten tersebut”, jelas Agung.
Dai dan Daiyah ini akan mampu membentengi para remaja dari pengaruh besar
bahaya narkoba maupun gerakan radikal.
namun juga usia remaja yang sudah banyak terjerumus kedalam pengaruh jahat
narkoba dan gerakan garis keras”, imbuhnya.
dari beberapa aspek. Diantaranya penguasaan materi harus sesuai tema yang telah
ditentukan. Selain itu, retorika, cara penyampaian, tata urut, kesan dan pesan
juga menjadi point besar untuk para peserta. Termasuk juga etika dan sopan
santun serta estimasi waktu yang wajib sesuai dengan ketentuan, yakni maksimal
10 menit. (tar)




