Mojokerto-(satujurnal.com)
Pemerintah Kota Mojokerto pasang target tinggi menyabet penghargaan Kota Layak Anak (KLA) tingkat Utama tahun 2025 dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA).
Untuk itu, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Kota Mojokerto langsung turun ke sekolah-sekolah untuk melakukan verifikasi lapangan, yang dijadwalkan selama dua hari.
“Kita meninjau lima sekolah yang skornya sudah tinggi. Ini juga sekaligus pengajuan standarisasi Sekolah Ramah Anak tingkat nasional,” ujar Muntamah, S.H., M.M., Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Dinsos Kota Mojokerto, Selasa (15/7/2025).
Menurutnya, verifikasi ini penting untuk memastikan hak-hak anak dan perlindungan anak benar-benar terpenuhi di lingkungan sekolah.
“Sekolah Ramah Anak itu harus membuat anak merasa aman, nyaman, dan bahagia,” tambahnya.
Untuk tingkat SD/MI, verifikasi dilakukan di SDN Gedongan 1, MI Darul Huda, SDN Pulorejo 2, SDN Prajuritkulon 3, dan MI Nurul Huda 2.
Sementara untuk tingkat SMP, giliran SMPN 4, SMPN 2, SMPN 9, SMPN 7, dan SMPN 8 yang dikunjungi tim verifikator pada Rabu (16/7/2025).
Tahun lalu, Kota Mojokerto sudah meraih predikat Kota Layak Anak Tingkat Nindya. Tahun ini, targetnya naik satu level ke tingkat Utama.
“Untuk mencapai tingkat Utama, kami harus punya inovasi layanan yang sudah terstandarisasi. Di Kota Mojokerto, kita sudah punya ruang bermain ramah anak, perpustakaan, dan lima lembaga yang sudah terstandarisasi. Tahun kemarin, beberapa sekolah juga sudah masuk kategori Sekolah Ramah Anak,” jelas Muntamah. (one)



