Friday, October 9, 2026
spot_img
HomeRegionalKabupaten JombangSeni, Harapan, dan Metafora: KOPI Jombang Rayakan 16 Tahun Kiprah Lewat Pameran...

Seni, Harapan, dan Metafora: KOPI Jombang Rayakan 16 Tahun Kiprah Lewat Pameran Lukisan

Jombang-(satujurnal.com)
Di bawah pancaran lampu GOR Merdeka Jombang, Rabu malam (30/7/2025), semangat seni dan harapan tumbuh bersama dalam pembukaan Pameran Lukisan “Membentang Ijo-Abang ke-10”. Bertema “Metafora”, pameran ini tak hanya memamerkan karya seni, tapi juga merayakan perjalanan 16 tahun Komunitas Pelukis Jombang (KOPI Jombang) dalam dunia rupa dan kreativitas.

Suasana haru dan kebanggaan terasa saat Bupati Jombang, Warsubi, didampingi Wakil Bupati Salmanudin, serta Wakil Ketua DPRD Gus Sentot dan jajaran Forkopimda, membuka acara secara resmi. Lewat kehadiran mereka, sinyal kuat dukungan pemerintah terhadap ekosistem seni di Jombang makin terasa.

Eko Utomo, pembina KOPI Jombang, menjelaskan bahwa tema “Metafora” dipilih sebagai simbol harapan baru di bawah kepemimpinan Abah Warsubi dan Gus Salman. “Semoga beliau berdua selalu terbuka dan mendukung kami,” tuturnya, seperti dilansir dari jombangkab.go.id (31/7/2025).

Dalam sambutannya, Abah Warsubi menyampaikan apresiasi dan harapannya untuk KOPI Jombang. “Selamat atas pameran ini dan selamat ulang tahun ke-16 untuk KOPI Jombang. Semoga terus memberi inspirasi dan jadi tempat belajar yang solid bagi para pelukis,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmen Pemkab Jombang dalam mendukung seni rupa sebagai bagian dari pembangunan karakter dan ekonomi daerah. “Kami akan terus dukung kegiatan seni seperti ini,” tambahnya.

Pameran ini bukan hanya ruang pamer, tapi juga menjadi tempat lahirnya bakat-bakat baru. Sebanyak 30 pelukis muda dari tingkat SD, SMP, hingga SMA turut memamerkan karya mereka yang telah lolos kurasi. Tak hanya itu, pengunjung pun diberi kesempatan memilih tiga karya terbaik, menciptakan interaksi hangat antara seniman dan publik.

Abah Warsubi juga menyempatkan diri menyapa para pelukis muda. “Terus pupuk bakat kalian. Lewat seni, kalian bisa ikut berkontribusi membangun bangsa,” pesannya. Ia juga percaya, seni seperti melukis bisa berperan dalam menggerakkan sektor-sektor lain, termasuk UMKM.

Menariknya, pameran ini juga melibatkan 11 pelukis tamu dari luar kota, yang membawa warna dan teknik berbeda. Ada karya di atas media tak biasa seperti batik hingga ampas kopi, menandakan eksplorasi tanpa batas dari para seniman.

Abah Bupati pun tampak menikmati tiap karya yang dipamerkan. Ia bahkan membubuhkan tanda tangan pada lukisan anak-anak dan menerima sejumlah lukisan potret dirinya dalam berbagai gaya, dari karikatur hingga realis.

Pameran ini akan berlangsung hingga 3 Agustus 2025 dan diharapkan menjadi pemantik semangat berkesenian di Jombang. Pemerintah pun bertekad membuka ruang-ruang kreatif yang lebih luas, inklusif, dan berkelanjutan. (rial)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular