Saturday, October 10, 2026
spot_img
HomePolitik dan PemerintahanJelang Musda XI Golkar Kota Mojokerto: Agus Wahjudi Jadi Kandidat Tunggal, Semua...

Jelang Musda XI Golkar Kota Mojokerto: Agus Wahjudi Jadi Kandidat Tunggal, Semua Pihak Legowo

Mojokerto-(satujurnal.com)
Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kota Mojokerto pada 23 Oktober 2025 di De Resort Hotel, Jalan Bypass Mojokerto , peta politik internal tampak semakin terang.
Figur Agus Wahjudi Utomo mengemuka sebagai sosok organisator yang solid, loyal, dan komunikatif , yang bakal menjadi nahkoda partai berlambang pohon beringin di Kota Mojokerto.

Lantaran, hingga batas akhir pendaftaran bakal calon pada Selasa (21/10) pukul 16.00 WIB, tidak ada figur lain yang mengambil berkas pencalonan. Praktis, Agus Wahjudi Utomo melaju tanpa rival menuju kursi Ketua DPD Partai Golkar Kota Mojokerto periode 2025–2030.

Agus, yang sebelumnya menjabat Sekretaris DPD, mengembalikan formulir pendaftaran pada hari yang sama sekitar pukul 14.00 WIB. Ia datang didampingi para pendukungnya dan disambut langsung oleh Ketua Steering Committee (SC) Musda XI, Kusijanto, beserta jajaran panitia.

“Berkas yang diserahkan kami nyatakan lengkap dan akan segera kami verifikasi secara administratif maupun faktual. Hasilnya nanti akan diserahkan kepada pimpinan sidang paripurna Musda XI,” ujar Kusijanto saat konferensi pers, Selasa (21/10/2025).

Kusijanto juga menegaskan bahwa hingga batas waktu yang ditentukan, hanya satu kandidat yang memenuhi syarat.

“Sampai pukul empat sore tidak ada bakal calon lain yang datang ke sekretariat. Artinya, hanya satu calon yang memenuhi syarat, yaitu Agus Wahjudi Utomo,” tegasnya.

Ketika ditanya apakah ada keberatan dari pihak lain terkait calon tunggal ini, Kusijanto memastikan situasi internal tetap kondusif.

“Tidak ada keberatan. Semua pihak legowo dan menerima calon tunggal tersebut,” ungkapnya.

Dengan kondisi tersebut, sesuai AD/ART , forum Musda XI akan menetapkan Agus Wahjudi Utomo secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Mojokerto untuk lima tahun ke depan.

Agus mengaku telah mengantongi dukungan 5 dari 8 pemilik suara sah dalam Musda XI. Dukungan itu datang dari berbagai unsur strategis partai, mulai dari DPD Partai Golkar Kota Mojokerto, Dewan Pertimbangan/Dewan Penasehat, KOSGORO, AMPG, KPPG, MDI, Al-Hidayah, AMPI, serta Pengurus Kecamatan (PK) Prajurit Kulon dan Kranggan.

Bagi Agus, dukungan mayoritas ini bukan semata soal angka, tetapi bentuk kepercayaan terhadap arah kepemimpinan yang ingin ia bangun, konsolidatif, terbuka, dan berorientasi kerja nyata.

“Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung sejak awal. Semua dokumen lengkap dan sesuai ketentuan. Musda ini bukan sekadar memilih ketua, tapi momentum memperkuat kebersamaan di internal partai,” ujar Agus.

Menurutnya, Golkar Kota Mojokerto membutuhkan kepemimpinan yang mampu merawat kebersamaan lintas generasi serta memperkuat kehadiran partai di tengah masyarakat.

“Kami ingin Musda ini berjalan dengan semangat yang sehat dan guyub, agar Golkar semakin solid dan dipercaya masyarakat,” tambahnya.

Agus Wahjudi Utomo kembali menegaskan bahwa pencalonannya bukan hasil ambisi pribadi, melainkan buah dorongan dari kader, tokoh senior, dan simpatisan partai yang menginginkan penyegaran.
Baginya, Musda XI menjadi momentum penting untuk menegaskan kembali tradisi demokrasi, keterbukaan, dan regenerasi kepemimpinan yang menjadi DNA Partai Golkar.

Jika diberi amanah memimpin, Agus menyatakan siap membangun kepemimpinan yang inklusif, merangkul semua faksi, dan memperkuat komunikasi internal partai secara rutin.
Target politiknya pun konkret — menaikkan perolehan kursi DPRD minimal 30 persen, memperluas basis kaderisasi, serta memperkokoh struktur partai hingga tingkat kelurahan.

“Kemenangan sejati lahir dari gagasan, kerja nyata, dan kebersamaan. Jika diberi amanah, saya akan menjadi ketua untuk semua kader,” pungkas Agus dengan nada tegas. (one)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular