Friday, October 9, 2026
spot_img
HomeRegionalPemkot MojokertoTransformasi Posyandu 6 SPM, Ning Ita: Kader Adalah Jembatan Pelayanan Masyarakat

Transformasi Posyandu 6 SPM, Ning Ita: Kader Adalah Jembatan Pelayanan Masyarakat

Mojokerto-(satujurnal.com)
Posyandu di Kota Mojokerto sedang bertransformasi. Tak lagi hanya mengurusi layanan kesehatan dan pendidikan anak, kini perannya meluas mencakup enam bidang layanan dasar atau 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, menegaskan hal itu saat membuka Pertemuan Koordinasi dan Bimbingan Teknis Posyandu 6 SPM di Lynn Hotel, Rabu (30/10/2025). Kegiatan yang berlangsung dua hari (29–30 Oktober) ini melibatkan lintas sektor, mulai dari OPD pengampu enam bidang SPM, tim pembina Posyandu, puskesmas, camat, PKK, hingga mitra Pemkot Mojokerto.

Kegiatan ini turut menghadirkan narasumber dari Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air Provinsi Jawa Timur serta Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya Provinsi Jawa Timur. Mereka memberikan pemahaman teknis tentang integrasi layanan di bidang infrastruktur dan perumahan dalam kerangka Posyandu 6 SPM.

Menurut Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperluas pemahaman semua pihak tentang transformasi Posyandu.

“Pertemuan ini diharapkan bisa memberikan pemahaman yang menyeluruh agar tugas dan tanggung jawab yang bertambah dapat dijalankan dengan baik. Transformasi ini adalah bentuk nyata komitmen kita untuk mempercepat layanan dasar bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, perluasan fungsi Posyandu menjadi 6 SPM merupakan amanat dari Permendagri Nomor 13. Enam bidang tersebut mencakup Kesehatan, Pendidikan, Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Ketenteraman dan Ketertiban Umum serta Perlindungan Masyarakat, dan Sosial.

“Posyandu bukan berarti mengurusi semua bidang itu langsung, tapi menjadi simpul integrasi yang menghubungkan masyarakat dengan berbagai layanan dasar pemerintah. Kader Posyandu adalah jembatan informasi yang sangat strategis,” tambahnya.

Ning Ita juga menekankan pentingnya mempercepat capaian indikator SPM di seluruh bidang. Ia berharap sinergi antar-OPD bisa memperlancar pelaksanaan program dan memastikan target pelayanan minimal tercapai secara optimal.

“Capaian SPM yang belum maksimal harus kita dorong bersama. Dengan kolaborasi yang kuat, saya yakin seluruh target pelayanan bisa tercapai 100 persen,” tegasnya.(one/hms)

RELATED ARTICLES

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular