Saturday, October 10, 2026
spot_img
HomeRegionalPemkot MojokertoTPP Berbasis Inovasi Digulirkan, ASN Kota Mojokerto Dapat Insentif Prestasi

TPP Berbasis Inovasi Digulirkan, ASN Kota Mojokerto Dapat Insentif Prestasi

Mojokerto-(satujurnal.com)
Pemerintah Kota Mojokerto mulai memberi tambahan penghasilan pegawai (TPP) berbasis prestasi kerja kepada aparatur sipil negara (ASN) yang terlibat langsung mendukung Innovative Government Award (IGA) 2024.

Kebijakan ini menegaskan bahwa inovasi tak lagi sekadar jargon birokrasi, melainkan kerja nyata yang diapresiasi secara finansial.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menyampaikan, insentif diberikan sebagai bentuk penghargaan atas kerja kolektif ASN dalam mengembangkan dan memverifikasi inovasi daerah.

Ketentuan tersebut tertuang dalam Keputusan Wali Kota Mojokerto Nomor 100.3.3.3/331/417.101.3/2025 tentang TPP Berdasarkan Prestasi Kerja bagi Tim Pendukung Pencapaian Penghargaan IGA Tahun 2024.

“Inovasi daerah tidak lahir dari kerja individu, tetapi dari kolaborasi ASN yang mau berpikir kreatif dan bekerja melampaui rutinitas,” ujar Ning Ita, sapaan akrab wali kota, Rabu (24/12/2025).

Skema TPP ditetapkan berjenjang dan terukur. ASN yang terlibat dalam 1–2 inovasi memperoleh tambahan maksimal 3 persen dari TPP dasar. Keterlibatan 3–4 inovasi mendapat tambahan maksimal 4 persen, sedangkan kontribusi lebih dari lima inovasi, termasuk tim verifikator, memperoleh tambahan hingga 5 persen.

Pada Tahun Anggaran 2025, total alokasi TPP prestasi kerja ASN Pemkot Mojokerto mencapai sekitar Rp 1,1 miliar, yang tersebar di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).

Pemerintah menilai skema ini penting untuk memperkuat budaya kerja berbasis kinerja dan dampak.
“Insentif ini kami harapkan menjadi pemantik semangat ASN agar terus menghadirkan inovasi yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga,” tegas Ning Ita.

Konsistensi inovasi Pemkot Mojokerto tercermin dari raihan Kota Terinovatif dalam ajang IGA selama empat tahun berturut-turut sejak 2022. Pada 2025, Kota Mojokerto juga dinobatkan sebagai daerah dengan Indeks Inovasi Daerah (IID) tertinggi Regional II.

Di bawah kepemimpinan Ning Ita, Pemkot Mojokerto menegaskan komitmen membangun birokrasi yang adaptif dan responsif, guna mempercepat layanan publik dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara merata.(one/hms)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular