Friday, October 9, 2026
spot_img
HomeRegionalPemkot MojokertoGowes Pagi, Ning Ita Temukan Sampah Masih Tercecer di Perbatasan Kota

Gowes Pagi, Ning Ita Temukan Sampah Masih Tercecer di Perbatasan Kota

Mojokerto-(satujurnal.com)
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menyoroti masih rendahnya kesadaran sebagian masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di kawasan perbatasan Kelurahan Blooto dengan wilayah Kabupaten Mojokerto. Hal tersebut disampaikannya saat melakukan peninjauan lapangan sembari bersepeda, Selasa (6/1/2026) pagi.

“Ini wilayah perbatasan antara Kelurahan Blooto, Kota Mojokerto, dengan wilayah kabupaten, yang dimanfaatkan oleh masyarakat yang tidak memiliki kesadaran. Akibatnya, sampah banyak tercecer di pinggir jalan,” ujarnya.

Ning Ita, sapaan karib Wali Kota Ika Puspitasari menegaskan, untuk wilayah Kota Mojokerto sendiri, sistem pembuangan sampah warga sudah tertata dengan baik karena pengelolaan dan manajemen persampahan telah berjalan dengan baik.

“Kalau warga Kota Mojokerto, pembuangan sampahnya sudah tertata rapi karena pengelolaan dan manajemen persampahan di Kota Mojokerto sudah bagus,” lanjutnya.

Namun demikian, Ning Ita menekankan, persoalan utama tetap terletak pada kesadaran masyarakat. Ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga lingkungan, terutama di wilayah perbatasan.

“Nah, ini yang kita harapkan, kesadaran masyarakat. Tolong kita jaga lingkungan bersama-sama,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa berbagai bencana dan wabah penyakit kerap berawal dari perilaku manusia yang abai terhadap lingkungan.

“Bencana dan wabah penyakit itu berasal dari ulah manusia sendiri. Kalau manusianya tidak sadar, jangan pernah menyalahkan siapa pun ketika kemudian banyak bencana dan wabah yang diderita masyarakat,” pungkasnya.

Peninjauan lapangan tersebut dilakukan di Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Prajuritkulon. Selain melihat kondisi lingkungan, Wali Kota juga mengecek hasil pekerjaan proyek fisik tahun 2025 serta rencana pekerjaan yang akan dilaksanakan pada tahun 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Ning Ita didampingi sejumlah kepala perangkat daerah, camat, dan lurah setempat. Rombongan menyusuri beberapa titik lingkungan untuk melihat langsung kondisi infrastruktur dan fasilitas umum.

Ning Ita menjelaskan, keterbatasan waktu pengerjaan proyek fisik pada tahun 2025 menyebabkan masih adanya pekerjaan yang perlu dilanjutkan pada tahun berikutnya. Karena itu, pengecekan lapangan dilakukan untuk memastikan pembangunan dapat berjalan berkelanjutan.

Selain persoalan kebersihan, ia juga menyampaikan , sejumlah usulan masyarakat menjadi perhatian pemerintah kota, di antaranya peningkatan aksesibilitas yang menghubungkan wilayah kota dengan wilayah kabupaten, serta penguatan sarana dan prasarana olahraga yang banyak dimanfaatkan oleh atlet lokal dan masyarakat.(one/hms)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular