Saturday, October 10, 2026
spot_img
HomeRegionalPemkot MojokertoSoal Usulan Musrenbang Kelurahan, Ning Ita : Fokus Prioritas dan Realistis

Soal Usulan Musrenbang Kelurahan, Ning Ita : Fokus Prioritas dan Realistis

Mojokerto-(satujurnal.com)
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari secara tegas meminta warga tidak sekedar mengajukan banyak usulan, tetapi memilih program yang paling dibutuhkan dan paling mungkin direalisasikan.

Penegasan orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto itu disampaikan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Kedundung tahun anggaran 2027 yang digelar di balai kelurahan setempat, Senin (19/1/2026).

“Pilih usulan yang paling dibutuhkan dan paling prioritas bagi masyarakat. Jangan hanya banyak, tetapi harus bisa direalisasikan,” tegas Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Ika Puspitasari, di hadapan peserta musrenbang.

Menurut Ning Ita, musrenbang bukan semata agenda formal tahunan, melainkan ruang strategis bagi warga untuk menentukan arah pembangunan di lingkungannya. Pemerintah, kata dia, hanya bisa menyusun kebijakan yang tepat sasaran jika kebutuhan riil masyarakat disampaikan secara langsung.

“Musrenbang ini adalah media partisipasi masyarakat. Pemerintah hadir untuk memberikan pelayanan publik dan melaksanakan pembangunan yang tepat sasaran, dan itu hanya bisa dilakukan jika masyarakat menyampaikan kebutuhannya,” ujarnya.

Ia mengingatkan agar setiap usulan disusun dengan mempertimbangkan skala prioritas, kesesuaian dengan sembilan prioritas pembangunan kota, serta kemampuan anggaran kelurahan.

Dalam forum tersebut, Ning Ita juga menjelaskan bahwa seluruh usulan pembangunan harus mengacu pada tema pembangunan Kota Mojokerto tahun 2027, yakni peningkatan ketahanan ekonomi dan sosial budaya melalui daya saing sektor unggulan daerah. Tema ini ditetapkan agar perencanaan di seluruh kelurahan berjalan selaras dengan arah kebijakan pembangunan jangka menengah daerah.

“Silakan sampaikan kebutuhan masing-masing lingkungan, tetapi tetap mengacu pada tema dan prioritas pembangunan tahun 2027,” pungkasnya.

Ia memaparkan, terdapat tiga fokus utama yang menjadi perhatian pemerintah kota, yaitu penguatan ketahanan ekonomi, penguatan sosial budaya, serta peningkatan daya saing sektor unggulan.

Penguatan ekonomi dinilai krusial di tengah kondisi global yang belum stabil dan berpotensi memengaruhi perekonomian nasional maupun daerah. Sementara itu, penguatan sosial budaya dipandang penting untuk menjaga modal sosial masyarakat, seperti gotong royong, kebersamaan, dan solidaritas.

Di sisi lain, Ning Ita juga menekankan pentingnya pengembangan sektor unggulan Kota Mojokerto, meliputi industri kecil menengah seperti alas kaki, industri kreatif, serta sektor jasa dan pariwisata berbasis sejarah dan budaya.

Forum ini, lanjut Ning Ita, menjadi pintu awal penjaringan aspirasi masyarakat sebelum perencanaan pembangunan dibahas di tingkat kecamatan hingga kota.

Menutup sambutannya, ia berharap Musrenbang Kelurahan Kedundung benar-benar dimanfaatkan sebagai ruang dialog terbuka antara pemerintah dan warga.

Musrenbang kelurahan merupakan tahapan awal dalam siklus perencanaan pembangunan daerah sebelum dilanjutkan ke Musrenbang tingkat kecamatan dan kota.(one/hms)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular