Saturday, October 10, 2026
spot_img
HomeRegionalKabupaten JombangTronton Tabrak Fuso Mogok Hingga Terguling di Jalur Provinsi

Tronton Tabrak Fuso Mogok Hingga Terguling di Jalur Provinsi

Jombang-(satujurnal.com)
Sebuah truk tronton menabrak truk Fuso yang mogok di Jalur Provinsi ruas Ploso–Gedeg, Desa Menturus, Kecamatan Kudu, Kabupaten Jombang, Rabu (11/2/2026) dini hari. Benturan keras membuat truk Fuso terguling dan menutup seluruh badan jalan, menyebabkan arus lalu lintas dari dua arah lumpuh total. Meski demikian, Unit Gakkum Satlantas Polres Jombang mengakui tidak menangani kasus tersebut.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 01.15 WIB, tepat di timur Koramil Kudu. Kapolsek Kudu AKP Imam Subekti menjelaskan, peristiwa bermula saat truk bak Fuso bernomor polisi S 8536 VA yang dikemudikan Gunawan Saputra (39), warga Kecamatan Mantup, Lamongan, melaju dari arah Mojokerto menuju Ploso dengan muatan padi.

“Sesampainya di lokasi, truk mengalami ban pecah lalu berhenti di pinggir jalan,” terang AKP Imam.

Tak berselang lama, dari arah yang sama melaju truk box tronton bernomor polisi B 9167 BCS yang dikemudikan Sumarna (33), warga Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Karena jarak sudah terlalu dekat dan kecepatan kendaraan cukup tinggi, truk tronton tak sempat menghindar dan menghantam bagian belakang truk Fuso.

Benturan tersebut membuat truk Fuso ambruk hingga terguling. Posisi kedua kendaraan sempat melintang dan menutup seluruh badan jalan, memicu kemacetan total di jalur provinsi yang menghubungkan wilayah Ploso dan Gedeg.

Meski insiden terlihat cukup parah, tidak ada korban jiwa maupun luka. Kedua pengemudi dipastikan selamat dan tidak mengalami cedera.

“Sopir truk Fuso maupun truk tronton dalam kondisi sehat,” imbuh AKP Imam.

Petugas Polsek Kudu bersama warga setempat kemudian melakukan evakuasi dengan bergotong royong menepikan kedua kendaraan dari badan jalan. Setelah proses evakuasi selesai, arus lalu lintas kembali normal dan kondusif.

Dikonfirmasi terpisah, Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang Ipda Siswanto membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Ia menyebut petugas Unit Gakkum telah mendatangi lokasi kejadian serta melakukan tindakan pertama di tempat kejadian perkara (TPTKP) dan olah TKP.
Namun, kedua pihak yang terlibat kecelakaan menyampaikan kepada petugas bahwa perkara tersebut tidak bersedia dilanjutkan ke ranah hukum dan sepakat menyelesaikannya secara kekeluargaan.
“Petugas sudah ke lokasi dan melakukan olah TKP. Kedua belah pihak sepakat tidak melanjutkan proses hukum,” ujarnya.(rial)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular