Mojokerto-(satujurnal.com)
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menegaskan komitmen Pemerintah Kota Mojokerto dalam memperkuat koperasi, diantaranya melalui pelatihan, pendampingan, dan fasilitasi berkelanjutan sejak awal masa kepemimpinannya pada 2019 hingga 2026.
Penegasan orang nomor satu di lingkup Pemkot Mojokerto tersebut dicetuskan saat memberi sambutan dalam
pelantikan Pengurus Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Mojokerto periode 2026–2030 yang digelar di Sentra IKM Maja Barama Wastra, Selasa (10/2/2026).
Dalam Musyawarah Daerah (Musda) yang digelar pada hari yang sama, kepemimpinan Dekopinda Kota Mojokerto kembali dipercayakan kepada Supriyadi Karima Syaiful untuk lima tahun ke depan.
“Penguatan koperasi progresnya bisa dilihat jelas. Koperasi yang sebelumnya tidak sehat kini berangsur naik status menjadi sehat melalui proses upgrading yang kita lakukan bersama,” ujar Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Ika Puspitasari.
Ning Ita juga menyampaikan capaian Kota Mojokerto dalam mendukung program prioritas Presiden Prabowo terkait pembentukan Koperasi Merah Putih. Sepanjang 2025, sebanyak 18 Koperasi Merah Putih telah beroperasi di seluruh kelurahan di Kota Mojokerto.
Menurutnya, dukungan pemerintah tidak berhenti pada penerbitan legalitas, tetapi berlanjut hingga koperasi benar-benar mampu menjalankan aktivitas usaha secara mandiri dan berkelanjutan.
“Koperasi adalah soko guru ekonomi bangsa dan pilar ekonomi kerakyatan. Semangat para pendiri bangsa kembali diperkuat melalui kebijakan Presiden Prabowo, termasuk lewat Koperasi Merah Putih,” tegasnya.
Untuk memperkuat ekosistem koperasi, Pemkot Mojokerto menyiapkan tiga pendamping koperasi yang bertugas mengembangkan organisasi serta memperluas jejaring kerja sama antar koperasi, baik di dalam maupun luar daerah. Sinergi juga dibangun dengan Bulog guna menjaga stabilitas pasokan serta pengendalian inflasi bahan pangan pokok di Kota Mojokerto.
Ning Ita berharap kepengurusan Dekopinda yang baru mampu menjadi motor penggerak kolaborasi koperasi, memperkuat ekonomi sirkuler, dan membuka peluang kerja sama lintas sektor.
“Dengan jejaring koperasi yang kuat, ekonomi sirkuler di Kota Mojokerto akan terus tumbuh meski kita memiliki keterbatasan komoditas. Selamat mengemban amanah, semoga membawa manfaat dan berkah bagi Kota Mojokerto,” tutupnya.(one/hms)



