Mojokerto-(satujurnal.com)
Seorang tukang becak ditemukan meninggal dunia di atas becak motornya di Jalan KH Wakhid Hasyim, Desa Jombang, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, tepat di seberang Makodim 0814 Jombang, Selasa (24/2/2026) malam sekitar pukul 21.00 WIB. Korban diduga meninggal akibat penyakit jantung yang dideritanya.
Korban diketahui bernama Sutaji (60), warga Dusun Sambongduran RT 08/03, Desa Jombang, Kecamatan Jombang. Sehari-hari ia bekerja sebagai tukang becak.
Kapolsek Jombang AKP Edy Widoyono menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, korban sempat berhenti di tepi jalan sebelum akhirnya terjatuh dari atas bentor miliknya.
“Korban awalnya berhenti di pinggir jalan,” ujar AKP Edy Widoyono.
Saksi Hendro (47), anggota TNI AD yang sedang piket di Makodim 0814 Jombang, sekitar pukul 20.00 WIB melihat korban mengayuh becak dari arah utara ke selatan. Korban kemudian berhenti di tepi jalan.
Sekitar satu jam kemudian, korban terjatuh dari atas becaknya.
“Saksi melihat korban dalam posisi menunduk seperti tertidur dengan kepala bertumpu di kemudi. Saat dicek, korban sudah tidak bergerak,” jelasnya.
Pelapor Devi Ruwayanto segera menghubungi Polsek Jombang. Petugas bersama anggota Inafis Polres Jombang langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.
“Kami menerima laporan dan segera ke TKP,” tegas AKP Edy Widoyono.
Dari lokasi, polisi mengamankan satu unit becak motor nomor polisi S-6632-XD sebagai barang bukti. Jenazah korban dibawa ke RSUD Kabupaten Jombang untuk dilakukan visum luar.
Hasil pemeriksaan dokter tidak menemukan tanda kekerasan maupun keracunan.
Berdasarkan keterangan keluarga, korban memiliki riwayat penyakit jantung. Polisi menduga korban meninggal dunia akibat sakit yang dideritanya.
“Keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan hanya menghendaki pemeriksaan luar tanpa autopsi,” pungkas AKP Edy Widoyono.
Jenazah kemudian dibawa pulang untuk dimakamkan.(rial)



