Saturday, October 10, 2026
spot_img
HomeRegionalKabupaten JombangTasyakuran Kemerdekaan Hijriyah, DHIBRA Shiddiqiyyah Salurkan Santunan untuk 300 Fakir Miskin dan...

Tasyakuran Kemerdekaan Hijriyah, DHIBRA Shiddiqiyyah Salurkan Santunan untuk 300 Fakir Miskin dan Yatim Piatu

Jombang-(satujurnal.com)
Ramadan 1447 H menjadi momentum penuh makna bagi keluarga besar Thoriqoh Shiddiqiyyah. Ribuan warga memadati Ballroom Hotel Yusro, Jombang, Jumat (27/02/2026), dalam acara buka bersama dan penyaluran santunan serentak se-Indonesia dengan total nilai lebih dari Rp110 juta.

Santunan di pusat kegiatan Jombang diberikan kepada 300 penerima, terdiri dari 170 fakir miskin dan 130 anak yatim piatu. Masing-masing menerima paket uang tunai dan sembako.

Penyaluran dilakukan bertepatan dengan peringatan Tasyakuran Nikmat Kemerdekaan Bangsa Indonesia ke-83 menurut kalender Hijriyah, 9 Ramadan, serta momentum berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia pada 10 Ramadan 1364 H.

Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri berbagai elemen masyarakat. Tampak perwakilan PKK Kabupaten Jombang, Forum Komunikasi Masyarakat Jombang, PCNU Jombang, hingga PDM Kabupaten Jombang turut hadir memberikan apresiasi.

Proses penyaluran santunan dilakukan secara ketat dan terverifikasi. Organisasi Dhilaal Berkat Rohmat Alloh (DHIBRA) Shiddiqiyyah Pusat berkolaborasi dengan warga di daerah untuk melakukan survei dan validasi data penerima.

Pengurus DHIBRA Pusat, Nurhadi, menjelaskan kriteria penerima diperbarui setiap tahun. Anak yatim dibatasi maksimal usia 13 tahun. Kondisi fakir miskin juga diverifikasi ulang. Jika kondisi ekonomi membaik, maka tidak lagi masuk daftar penerima.

“Ada yang berlanjut dari tahun sebelumnya, ada juga yang baru. Semua disesuaikan dengan kriteria agar tepat sasaran,” ujarnya.

Dana santunan berasal dari shodaqoh organisasi di lingkungan Thoriqoh Shiddiqiyyah dan partisipasi para donatur. Program ini dijalankan secara rutin sebagai wujud kepedulian terhadap anak yatim dan fakir miskin.

Suasana haru terasa menjelang berbuka. Anak-anak yatim diajak mengikuti kuis bertema kemerdekaan dan Ramadan. Tawa dan semangat mereka memenuhi ruangan, menambah kehangatan di bulan suci.

Ketua Umum DHIBRA, Ibu Nyai Shofwatul Ummah, dalam sambutannya mengajak seluruh warga mensyukuri nikmat kemerdekaan, baik menurut hitungan Masehi maupun Hijriyah.

“Jika kita bersyukur, nikmat akan ditambah. Nikmat perdamaian, persatuan, kesejahteraan, dan kesehatan untuk bangsa Indonesia,” tuturnya.

Ia juga menekankan pentingnya kesinambungan amal. Menurutnya, amal yang dicintai Allah adalah yang dilakukan terus-menerus, meski nilainya tidak besar. Santunan yang diberikan menghadirkan kegembiraan bagi para penerima dan menjadi pintu keberkahan di bulan Ramadan.

“Menggembirakan fakir miskin dan yatim adalah perintah Rasulullah, bukan semata berbagi materi, tetapi juga keberkahan. Semoga hidup mereka lebih berkecukupan dan anak yatim tumbuh menjadi pribadi yang soleh,” harapnya. (rial)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular