Jombang-(satujurnal.com)
Sebanyak 228 siswa KB dan TK Muslimat NU Tambakberas, Kabupaten Jombang, menerima paket Makanan Bergizi Gratis (MBG) berupa menu kering dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tambakrejo 6, Senin (2/3/2026).
Distribusi menu kering sebagai adaptasi program selama Ramadan agar asupan gizi anak tetap terpenuhi meski mayoritas siswa menjalankan puasa atau membawa makanan untuk berbuka.
Paket yang dibagikan terdiri dari roti sisir, kacang telur, pentol goreng, dan pisang Cavendish. Menu dipilih dengan pertimbangan daya tahan, keamanan konsumsi anak, serta minim risiko kontaminasi. Seluruh makanan dikemas dalam wadah tertutup rapat sebelum didistribusikan ke ruang kelas.
PLO Gizi SPPG Tambakrejo 6, Dewi Intan Amalia, menjelaskan inovasi menu kering menjadi solusi taktis selama Ramadan.
“Hari ini kami membagikan paket kecil menu MBG kering. Roti sisir sebagai sumber karbohidrat, kacang telur untuk protein nabati, pentol goreng sebagai protein hewani, dan pisang Cavendish sebagai sumber serat serta vitamin,” ujarnya di lokasi.
Meski tanpa nasi, tim gizi memastikan kebutuhan nutrisi tetap dihitung secara presisi. Setiap paket mengandung energi 442 kkal, protein 12,4 gram, lemak 19,6 gram, karbohidrat 56,7 gram, dan serat 5,1 gram.
Menurut Dewi, tantangan utama adalah menjaga keseimbangan takaran gizi harian tanpa komponen nasi. Kualitas bahan dan proporsi menu tetap dikontrol agar memenuhi standar pemenuhan gizi anak usia dini.
Seluruh komponen makanan diproduksi mandiri di dapur SPPG Tambakrejo 6 dengan standar higienitas ketat, mulai dari pengolahan pentol daging hingga proses penggorengan dan pengemasan.
Dalam sehari, SPPG Tambakrejo 6 mampu memproduksi hingga 1.270 porsi untuk berbagai titik distribusi di wilayah Jombang. Evaluasi rutin dilakukan, terutama terkait riwayat alergi siswa. Setiap paket diberi label nama penerima. Jika terdapat alergi telur, komposisi diganti dengan alternatif lain.
“Keamanan pangan menjadi prioritas,” tegas Dewi.
Respons siswa terlihat antusias. Salah satu siswa, Nia, mengaku senang menerima paket tersebut.
“Isinya ada kacang, pisang, pentol goreng, sama roti. Mau dibawa pulang buat buka puasa nanti,” katanya riang.
Program MBG kering selama Ramadan ini menjadi bagian dari kebijakan pemenuhan gizi anak yang disesuaikan dengan kondisi lokal dan momentum keagamaan, sekaligus menjaga keberlanjutan intervensi gizi bagi anak usia dini di Kabupaten Jombang. (rial)



