Friday, October 9, 2026
spot_img
HomeRegionalKabupaten JombangKetegangan Geopolitik Timur Tengah Meningkat, Disnaker Jombang Pantau 54 PMI di Timur...

Ketegangan Geopolitik Timur Tengah Meningkat, Disnaker Jombang Pantau 54 PMI di Timur Tengah dan Eropa

Jombang-(satujurnal.com)
Sebanyak 54 Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Jombang kini berada dalam pemantauan intensif Pemerintah Kabupaten Jombang menyusul meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Data tersebut dihimpun Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Jombang dari sistem Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI). Puluhan pekerja asal Jombang tercatat bekerja di sejumlah negara Timur Tengah hingga Eropa.

Kepala Disnaker Jombang, Isawan Nanang Rusdiyanto, mengatakan pemerintah daerah terus memantau perkembangan situasi sekaligus memastikan keselamatan para pekerja migran.

“Berdasarkan data terbaru per hari ini, terdapat 54 pekerja asal Jombang yang terdata secara aktual di sistem kementerian,” ujar Isawan saat ditemui di kantornya di Jalan KH Wahid Hasyim, Rabu (4/3/2026).

Disnaker merinci persebaran PMI asal Jombang tersebut di sembilan negara. Arab Saudi menjadi tujuan terbanyak dengan 15 orang, disusul Turki 12 orang dan Uni Emirat Arab 10 orang.

Selain itu terdapat empat PMI di Yunani, tiga orang di Hungaria, serta masing-masing dua orang di Rumania, Qatar, dan Kuwait. Satu pekerja tercatat berada di Yordania.

Meski sebagian negara berada di kawasan Eropa, pemerintah daerah tetap memberi perhatian khusus karena kedekatan geografis dengan wilayah konflik di Timur Tengah.

Disnaker Jombang juga mengimbau para pekerja migran agar segera menghubungi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di negara tempat mereka bekerja jika muncul situasi yang mengancam keselamatan.

Pemerintah daerah telah menyebarkan daftar nomor hotline KBRI melalui akun media sosial resmi Disnaker Jombang guna memudahkan keluarga PMI memantau kondisi kerabat mereka di luar negeri.

“Kami terus berupaya menyediakan informasi kontak pengaduan bagi masyarakat yang ingin memantau keberadaan anggota keluarganya. Daftar nomor hotline KBRI di tiap-negara tersebut sudah kami publikasikan melalui akun Instagram resmi @disnaker_kabjombang,” tambahnya.

Hingga saat ini, lanjut Isawan, belum ada laporan pengaduan atau situasi darurat dari para PMI maupun keluarganya di Jombang. “Kami terus memantau perkembangan dan berharap seluruh pekerja migran tetap aman dan sehat,” terangnya.(rial)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular