Jombang-(satujurnal.com)
Peristiwa angin kencang disertai hujan lebat menerjang RSUD Ploso, Kabupaten Jombang, Senin (30/3/2026) sore. Fasad (eksterior bangunan) gedung rawat inap berupa Aluminium Composite Panel (ACP) rontok dan beterbangan, menimpa tiga mobil yang terparkir di area rumah sakit.
Insiden terjadi sekitar pukul 14.55 WIB saat cuaca ekstrem melanda wilayah tersebut. Terjangan angin kuat merusak bagian luar gedung, sementara air hujan dilaporkan sempat masuk ke dalam ruangan. Meski menimbulkan kerusakan material, tidak ada korban luka maupun jiwa dalam kejadian ini.
Saksi mata di lokasi, S (34), menggambarkan situasi berlangsung cepat dan mencekam. Material bangunan tiba-tiba terlepas saat hujan deras mengguyur kawasan rumah sakit.
“Yang ambruk itu ACP gedung rawat inap. Reruntuhannya menimpa mobil yang parkir. Air hujan juga sempat masuk ke dalam ruangan,” ujarnya.
Kanit Humas RSUD Ploso, drg. Jerry Saifudin, mengonfirmasi kerusakan tersebut dipicu angin puting beliung yang melanda area rumah sakit. Bagian paling terdampak berada di sisi luar ruang rawat inap.
“Material ACP jatuh dan mengenai tiga kendaraan milik pasien dan pegawai. Tidak ada korban, hanya kerugian materiil,” kata Jerry.
Selain di RSUD Ploso, dampak cuaca ekstrem juga dirasakan di sejumlah wilayah lain di Kabupaten Jombang. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat kerusakan terjadi di Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, serta Desa Sentul, Kecamatan Tembelang.
Supervisor BPBD Jombang, Stevy Maria, menyebut tim masih melakukan kaji cepat di lapangan. Sejumlah rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan akibat angin kencang dan pohon tumbang.
“Petugas masih mendata dampak dan total kerugian. Fokus saat ini pada penanganan awal dan asesmen,” ujarnya.(rial)



