Wednesday, October 7, 2026
spot_img
HomePeristiwaLalu LintasAdu Banteng Scoopy Vs CRF di Mojowarno Jombang, Dua Remaja Luka Serius

Adu Banteng Scoopy Vs CRF di Mojowarno Jombang, Dua Remaja Luka Serius

Jombang-(satujurnal.com)
Kecelakaan lalu lintas hebat melibatkan dua sepeda motor terjadi di wilayah Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, Senin (11/5/2026) malam. Insiden adu banteng antara Honda Scoopy dan Honda CRF sekitar pukul 21.00 WIB itu mengakibatkan dua pengendara remaja mengalami luka serius hingga harus dilarikan ke RSUD Kabupaten Jombang.

Peristiwa tersebut melibatkan sepeda motor Honda Scoopy bernopol S-3111-OCQ dan Honda CRF nomor polisi S-2171-TU. Kedua kendaraan diketahui melaju dari arah berlawanan sebelum akhirnya bertabrakan keras di lokasi kejadian.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda Siswanto, mengatakan, berdasarkan keterangan saksi di lapangan, Honda Scoopy melaju dari arah utara menuju selatan. Sementara Honda CRF melaju dari arah selatan ke utara.

“Berdasarkan informasi saksi di lapangan, diduga sepeda motor Scoopy melaju dari arah utara menuju selatan. Sementara itu, kendaraan CRF melaju dari arah sebaliknya, yakni selatan ke utara. Sesampainya di lokasi kejadian, kedua kendaraan terlibat tabrakan,” jelas Ipda Siswanto, Selasa (12/5/2026).

Benturan keras membuat kedua pengendara terhempas ke jalan dan mengalami luka di sekujur tubuh. Warga sekitar yang mengetahui kejadian langsung memberikan pertolongan pertama sebelum petugas kepolisian datang ke lokasi.

Identitas pengendara Honda Scoopy diketahui bernama Afrisza Delia Anjar Sari (19), karyawan swasta asal Desa Kedungpari, Kecamatan Mojowarno. Sementara pengendara Honda CRF bernama Muhamad Shodikin (19), warga Desa Gedangan, Kecamatan Mojowarno.

Kedua korban kemudian dievakuasi ke RSUD Kabupaten Jombang untuk menjalani perawatan intensif.

Polisi yang datang ke lokasi langsung melakukan olah TKP dan mengamankan dua kendaraan yang mengalami kerusakan parah sebagai barang bukti.

“Penyebab pasti kecelakaan masih kami dalami melalui pemeriksaan saksi-saksi dan hasil olah TKP lanjutan di lapangan,” pungkas Ipda Siswanto.(rial)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular