Friday, October 9, 2026
spot_img
HomeRegionalKabupaten JombangBayi Baru Lahir Ditemukan Tergeletak di Halaman Rumah Warga Jombang, Tali Pusar...

Bayi Baru Lahir Ditemukan Tergeletak di Halaman Rumah Warga Jombang, Tali Pusar Masih Utuh

Jombang-(satujurnal.com)
Warga Dusun Beji, Desa Sawiji, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, digemparkan dengan penemuan bayi baru lahir yang tergeletak di halaman depan rumah warga pada Senin (18/5/2026) dini hari. Bayi malang tersebut ditemukan dalam kondisi hidup dan menangis keras, dengan tali pusar serta ari-ari yang masih menempel utuh. Dugaan kuat mengarah pada tindakan pembuangan oleh orang tua kandungnya sendiri.

Peristiwa memilukan ini bermula sekitar pukul 00.30 WIB ketika pemilik rumah, Kasdolah (45), terbangun akibat mendengar suara tangisan bayi yang cukup nyaring dari arah luar. Merasa curiga, Kasdolah segera keluar untuk memeriksa sumber suara dan mendapati sesosok bayi terbungkus kain putih tergeletak di lantai halaman depannya. Kondisi bayi yang masih sangat rentan dengan tali pusar belum dipotong menambah dramatis suasana penemuan tersebut.

Melihat kejadian itu, Kasdolah langsung menghubungi Kepala Dusun Beji, Anwar (49), serta warga sekitar untuk mengamankan lokasi. Kejadian ini pun segera dilaporkan ke Polsek Jogoroto untuk penanganan lebih lanjut.

Kapolsek Jogoroto, AKP M. Djulan, S.H., membenarkan adanya peristiwa tersebut melalui keterangan resminya.

“Saat dicek, saksi mendapati seorang bayi yang masih hidup berada di lantai halaman depan rumahnya. Bayi tersebut dalam kondisi terbungkus kain berwarna putih,” ujar AKP M. Djulan.

Mendapat laporan, katanya lebih lanjut, petugas piket SPKT Polsek Jogoroto langsung bergerak cepat ke lokasi untuk mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP). Polisi juga berkoordinasi dengan tim medis dari Puskesmas Mayangan. Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi, tim medis memastikan bayi tersebut dalam kondisi sehat secara fisik meski baru saja dilahirkan.

Bayi tersebut kemudian dievakuasi menggunakan ambulans ke Puskesmas Mayangan untuk mendapatkan perawatan intensif dan pemantauan kesehatan lebih lanjut. Hingga berita ini diturunkan, identitas orang tua bayi masih menjadi misteri.

Petugas kepolisian kini tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap siapa oknum yang tega menelantarkan darah dagingnya sendiri. Pihak kepolisian juga meminta keterangan para saksi dan mencari petunjuk di sekitar lokasi.

“Petugas masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, meminta keterangan para saksi, dan mencari petunjuk di sekitar lokasi guna mengetahui identitas serta keberadaan orang tua bayi,” pungkas Kapolsek Jogoroto.(rial)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular