Mojokerto-(satujurnal.com)
SMK Tamansiswa Mojokerto memperkuat keterhubungan antara pendidikan vokasi dan dunia industri melalui kemitraan dengan ratusan perusahaan di dalam maupun luar negeri. Program tersebut membuka peluang bagi siswa memperoleh pengalaman kerja sejak masih menempuh pendidikan, bahkan hingga kesempatan berkarier di Jepang.
Sekolah dengan jumlah 2.238 siswa itu menerapkan Praktik Kerja Lapangan (PKL) sebagai bagian dari pembelajaran di kelas XI. Melalui program tersebut, siswa tidak hanya mengasah kompetensi sesuai jurusan, tetapi juga berkesempatan direkrut perusahaan apabila dinilai memenuhi kebutuhan industri.
Kepala SMK Tamansiswa Mojokerto, Ki Willibrordus Widya Christanto, mengatakan sekolah terus memperluas kerja sama dengan berbagai perusahaan agar lulusan memiliki peluang kerja yang lebih besar setelah menyelesaikan pendidikan.
“Saat ini sudah ada tujuh siswa yang menjalani program magang di sejumlah perusahaan dan satu siswa telah dinyatakan lolos untuk bekerja di Jepang. Kami memfasilitasi seluruh proses persiapan hingga keberangkatan,” ujarnya, Kamis (6/8/2026).
Menurut Ki Willi, siswa yang diterima bekerja di Jepang dijadwalkan berangkat pada Desember 2026. Persiapan dilakukan melalui pendampingan sekolah bersama Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) PT JIAEC, mulai dari pelatihan, seleksi perusahaan, hingga proses administrasi.
Ia menjelaskan, kerja sama tersebut tidak berhenti pada proses penempatan tenaga kerja. Sekolah juga melakukan pendampingan agar para lulusan dapat beradaptasi dan bekerja dengan baik di perusahaan tujuan.
Saat ini, sekitar 80 siswa tengah mengikuti program persiapan kerja ke Jepang. Mereka menjalani pelatihan untuk meningkatkan kemampuan teknis, bahasa, serta kesiapan kerja sesuai kebutuhan perusahaan.
Salah satu peserta, Affan Rafi Suwito, mengaku telah menjalani pelatihan selama enam bulan sebelum dinyatakan lolos bekerja di Jepang. Ia dijadwalkan berangkat pada Desember 2026.
“Selama pelatihan saya mendapat banyak pembekalan dari LPK dan sekolah. Hasilnya saya sudah dipastikan berangkat bekerja di Jepang pada Desember nanti,” katanya.
Dukungan juga datang dari orang tua siswa. Orang tua Shalsa Tasya, salah satu peserta magang di perusahaan di Mojokerto, menilai program tersebut memberi bekal pengalaman kerja yang relevan sebelum anak memasuki dunia kerja.
“Saya mendukung program magang dari sekolah karena siswa mendapat pelatihan terlebih dahulu sesuai kompetensi yang dimiliki,” ujarnya.
Saat ini, tujuh siswa SMK Tamansiswa Mojokerto menjalani magang di berbagai perusahaan. Mereka berasal dari kompetensi keahlian Teknik Permesinan/Pengelasan, Teknik Komputer dan Jaringan, serta Teknik Instalasi Tenaga Listrik yang ditempatkan di sejumlah perusahaan mitra sesuai bidang keahlian masing-masing. (one)
Berikut Daftar Siswa Magang Kerja SMK Tamansiswa Mojokerto
- Kompetensi Keahlian Teknik Permesinan/Pengelasan (TPM)
Rehan Andriansyah – PT Zenith All Mart
Achmad Ari Wibowo – CV CPI Machinery
Bayu Tegar Hidayat – CV Fajar Mitra Sentosa
Bilal Lihab – CV Fajar Mitra Sentosa
- Kompetensi Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ)
Veshy Az’zahra – PT Central Karya Lintas Buana
- Kompetensi Keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL)
Hafiz Ahmad Ramadhan – CV Gleercall Teknik
Candra Dwi Putra Pratama – PT Nusantara Teknik Utama



