Jombang-(satujurnal.com)
Persiapan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, memasuki fase akhir. Hingga Kamis (20/8/2026), progres persiapan fisik dan teknis telah mencapai lebih dari 85 persen, sementara pendataan peserta melalui Daftar Pemilih Tetap (DPT) mencapai 95 persen.
Progres tersebut diketahui saat jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) meninjau langsung sejumlah venue dan fasilitas utama Muktamar ke-35 di kawasan Tambakberas.
Rombongan dipimpin Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar. Hadir pula Rais Syuriyah PBNU yang juga Sekretaris Steering Committee (SC) Muktamar, Prof Moh Nuh, Rais Syuriyah PBNU KH Muhammad Cholil Nafis, Sekjen PBNU sekaligus Ketua Organizing Committee (OC) Muktamar H Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, Bendahara PBNU Gus Gudvan Arif Ghofur, serta Wasekjen PBNU Nur Hidayat.
Mereka disambut Ketua Majelis Pengasuh PP Bahrul Ulum KH Hasib Wahab, Ketua Yayasan PP Bahrul Ulum sekaligus Ketua Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU KH Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozaq, dan Rais Syuriyah PCNU Jombang KH Ahmad Hasan.
Peninjauan menyasar sejumlah infrastruktur vital, di antaranya Gedung Serba Guna (GSG) KH Hasbullah Said dan Lapangan Untung Suropati yang disiapkan sebagai venue pembukaan Muktamar.
Gus Ipul mengatakan pengecekan dilakukan untuk memastikan setiap detail persiapan dapat diselesaikan menjelang pembukaan Muktamar pada 27 Agustus 2026.
“Kita lihat secara keseluruhan, persiapan sudah lebih dari 85 persen,” kata Gus Ipul saat memberikan keterangan di lokasi.
Menurutnya, sisa waktu sebelum pelaksanaan akan dimanfaatkan panitia pusat dan lokal untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan teknis serta penyempurnaan fasilitas.
Sektor akomodasi dan logistik juga menjadi perhatian PBNU. Kawasan PP Bahrul Ulum disiapkan untuk menampung lebih dari 3.000 peserta Muktamar dari berbagai daerah.
“Kaitannya dengan akomodasi, alhamdulillah Tambakberas telah siap menerima lebih dari 3.000 peserta muktamar dengan fasilitas memadai,” ujarnya.
Perencanaan konsumsi juga terus dimatangkan. Untuk mendukung kebutuhan peserta dan masyarakat yang hadir, dapur umum disiapkan dengan dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Di sisi lain, PBNU telah mengirimkan surat kepada Presiden Prabowo Subianto terkait rencana pembukaan Muktamar ke-35 NU.
“Insyaallah PBNU telah berkirim surat kepada Bapak Presiden Prabowo untuk bisa membuka secara langsung Muktamar ke-35 pada 27 Agustus yang akan datang,” kata Gus Ipul.
Ia berharap agenda tersebut dapat terealisasi sesuai rencana.
“Mudah-mudahan waktunya cocok dan Presiden berkenan untuk membuka secara langsung,” imbuhnya.
Sementara itu, kesiapan administratif peserta juga terus dikebut. Prof Moh Nuh menyebut DPT Muktamar ke-35 NU hingga pertengahan Agustus 2026 telah mencapai 95 persen.
Data tersebut mencakup perwakilan dari 546 cabang, Pengurus Wilayah (PW), serta Pengurus Cabang Istimewa (PCI) NU di luar negeri.
“Update DPT sekarang sudah 95 persen, yaitu 546 cabang dan PW dan PCI. Insyaallah tinggal sedikit. Mudah-mudahan hari Sabtu atau Minggu besok sudah keluar DPT resminya,” ujar Prof Moh Nuh.
Finalisasi DPT menjadi salah satu tahapan penting untuk memastikan peserta yang memiliki hak mengikuti proses permusyawaratan terdata secara akurat.
Panitia juga telah mendistribusikan undangan pembukaan secara digital kepada tamu VVIP dan peserta resmi Muktamar.
“Undangan sudah kita kirim digital, undangan pembukaan juga sudah kita kirim ke masing-masing,” katanya.
Prof Moh Nuh juga mengapresiasi dukungan masyarakat Jombang terhadap pelaksanaan Muktamar ke-35 NU. Dukungan tersebut hadir dalam bentuk swadaya warga untuk memenuhi kebutuhan logistik selama kegiatan.
Bantuan yang mengalir cukup beragam, mulai dari air minum, beras, makanan, kopi, sayuran, hingga hewan ternak dan daging.
“Partisipasi masyarakat luar biasa. Mulai dari yang menyumbang air minum, beras, makanan, kopi, pijat, sapi, daging, hingga sayur. Alhamdulillah, mudah-mudahan semuanya membawa keberkahan,” tutur mantan Mendikbud tersebut.
Dengan progres fisik yang telah melampaui 85 persen dan DPT peserta yang mendekati final, PBNU bersama panitia lokal kini memusatkan perhatian pada penyelesaian detail teknis dan administratif menjelang pelaksanaan.
Muktamar ke-35 NU dijadwalkan berlangsung pada 27–31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang.(rial)



