Friday, October 9, 2026
spot_img
HomeRegionalKabupaten JombangSempat Hilang Usai Kecelakaan, Suparno Ditemukan Mengapung di Sungai Brantas

Sempat Hilang Usai Kecelakaan, Suparno Ditemukan Mengapung di Sungai Brantas

Jombang-(satujurnal.com)
Pencarian warga hilang setelah kecelakaan tunggal berakhir tragis. Suparno (58), warga Desa Menturus, Kecamatan Kudu, Kabupaten Jombang, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di aliran Sungai Brantas, Selasa (8/9/2026) siang.

Korban ditemukan tim gabungan sekitar 400 meter dari titik awal dilaporkan hilang. Jasad Suparno ditemukan mengapung dan terjebak di bawah tanaman enceng gondok dengan kedalaman sungai sekitar 5 meter. Proses evakuasi kemudian dilakukan petugas bersama warga.

Peristiwa bermula saat BPBD Kabupaten Jombang menerima laporan adanya kecelakaan tunggal di area kebun yang tak jauh dari tanggul Sungai Brantas. Suparno sempat pingsan akibat kecelakaan tersebut.

Setelah sadar, korban bangkit dan menuntun sepeda motornya menuju perkampungan di sekitar lokasi. Warga sempat melihat korban berjalan di kawasan tersebut. Namun, beberapa waktu kemudian Suparno tidak lagi terlihat. Di lokasi, warga hanya menemukan sepeda motor miliknya.

Khawatir terjadi sesuatu, warga bersama petugas kemudian melakukan pencarian. Minimnya petunjuk membuat pencarian awal berlangsung sulit. Petugas dan warga hanya menemukan sepasang sandal yang mengapung di sungai.

Keluarga korban yang datang setelah mendapat kabar kecelakaan meyakini sandal tersebut milik Suparno. Temuan itu kemudian menjadi salah satu petunjuk bagi tim untuk mengarahkan pencarian ke aliran sungai.

Posko darurat didirikan di lokasi. Tim gabungan yang terdiri atas Basarnas, BPBD Kabupaten Jombang, relawan, serta unsur BPBD Kabupaten Mojokerto melakukan penyisiran di daratan dan sepanjang aliran Sungai Brantas sejak Senin sore.

Namun, pencarian pada hari pertama belum membuahkan hasil.

“Pertama memang kami minim petunjuk. Kondisi korban yang diduga mengalami disorientasi atau linglung pasca-kecelakaan membuat arah pergerakannya sulit ditebak. Bahkan, jalan menuju rumahnya sendiri pun dikabarkan sempat terlupakan oleh korban,” ungkap Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Jombang, Wiko F. Diaz.

Pencarian dilanjutkan pada Selasa pagi. Setelah penyisiran dilakukan secara intensif, tim akhirnya menemukan tubuh korban tersangkut di antara tanaman enceng gondok di aliran Sungai Brantas.

Saat ditemukan, bagian jaket dan tangan korban tampak menyembul di antara tanaman air. Setelah identitas korban dipastikan, petugas bersama warga langsung menarik dan mengevakuasi jasad Suparno dari sungai.

Jenazah kemudian dibawa untuk penanganan lebih lanjut. Kepolisian turut berkoordinasi dengan pihak keluarga.

Setelah dilakukan pemeriksaan visum luar oleh petugas puskesmas setempat, jenazah diserahterimakan kepada keluarga untuk selanjutnya dibawa pulang dan dimakamkan.(rial)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular