Friday, October 30, 2026
spot_img
HomeRegionalPemkot MojokertoUpacara Sumpah Pemuda di Kota Mojokerto, Ini Pesan Menpora untuk Generasi Muda

Upacara Sumpah Pemuda di Kota Mojokerto, Ini Pesan Menpora untuk Generasi Muda

Mojokerto-(satujurnal.com)Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 menjadi momentum untuk memperkuat karakter generasi muda melalui patriotisme, kegigihan, dan kepedulian sosial. Pesan tersebut disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir dalam amanat yang dibacakan Wakil Wali Kota Mojokerto Rachman Sidharta Arisandi saat memimpin upacara di Lapangan Sasana Praja Abhipraya, Balai Kota Mojokerto, Rabu (28/10/2026).

Upacara yang mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia” itu mengajak generasi muda mengambil peran nyata dalam pembangunan bangsa melalui pengabdian, semangat pantang menyerah, dan kepedulian terhadap sesama.

Dalam amanat Menpora, Erick Thohir mengingatkan kembali ikrar para pemuda pada 98 tahun silam yang menyatukan perbedaan, memperkuat perjuangan, dan meneguhkan tekad untuk berdiri sebagai satu bangsa, Indonesia.

Semangat tersebut perlu terus dihidupkan dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus menjadi landasan pembentukan karakter generasi penerus bangsa.

“Kemajuan sejati dimulai dari manusia. Dari karakter. Dari hati yang mencintai tanah air, dari jiwa yang tidak menyerah, dan dari kepedulian terhadap sesama,” demikian pesan Menpora yang dibacakan Rachman Sidharta.

Amanat tersebut menekankan tiga karakter utama yang perlu dimiliki pemuda Indonesia. Patriotisme diwujudkan melalui pengabdian dan tindakan nyata untuk bangsa, sedangkan kegigihan tercermin dari kemampuan bertahan dan bangkit ketika menghadapi kesulitan maupun kegagalan.

Adapun empati ditunjukkan melalui kepedulian terhadap persoalan yang dihadapi orang lain serta kesediaan untuk membantu. Ketiga karakter itu dinilai penting untuk membentuk generasi muda yang mampu menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai kemanusiaan.

Menpora juga mengajak pemuda terus mengembangkan kemampuan, bekerja keras, dan berani mengambil peran kepemimpinan tanpa mengabaikan kepentingan masyarakat.

“Bermimpilah setinggi langit. Bekerjalah sekeras mungkin. Jadilah manusia yang kuat, tetapi jangan kehilangan kelembutan hati. Jadilah generasi yang berani memimpin, tetapi juga bersedia melayani,” demikian petikan amanat tersebut.

Pesan itu juga menegaskan pentingnya menjadikan ilmu pengetahuan, karya, dan pengorbanan sebagai wujud kecintaan terhadap Indonesia.Melalui peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, generasi muda diharapkan mampu meneruskan semangat persatuan yang diwariskan para pendahulu. Pemuda yang patriotik dalam pengabdian, gigih dalam perjuangan, dan berempati dalam kemanusiaan menjadi bagian penting dalam mewujudkan Indonesia yang maju dan berkarakter.(one/hms)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular